Politik

Anggota DPR Punya Pelat Nomor Khusus, Bagaimana Menurut Anda?

Anas Baidowi - 23/05/2021 13:37

Beritacenter.COM - Angota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggunakan pelat nomor khusus di mobil yang dipakai untuk dinas, dengan tujuan sebagai penanda bahwa mobil tersebut digunakan anggota dewan.

Penggunaan pelat nomor khusus itu menuai pro dan kontra. Di satu sisi, penggunaan pelat nomor khusus anggota DPR RI ini sebagai penanda. Di sisi lain ada kekhawatiran anggota DPR yang menggunakan pelat nomor khusus akan anti-tilang di jalan raya.

Dalam Surat Telegram Kapolri No. STR/164/III/YAN/1.2./2021 tertanggal 15 Maret 2021 disebutkan, Sekjen DPR RI telah menerbitkan Peraturan Sekjen DPR RI No. 4 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penggunaan STNK dan TNKB Khusus Bagi Pimpinan dan Anggota DPR RI untuk Memberikan Identitas Khusus dan Pengamanan Ranmor Pimpinan dan Anggota DPR RI untuk Kelancaran Pelaksanaan Giat Konstitusional. Surat Telegram itu ditandatangani Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono atas nama Kapolri.

Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri Kombes Pol M Taslim Chairuddin mengkonfirmasi soal Surat Telegram Kapolri terkait penggunaan pelat nomor khusus anggota DPR tersebut.

"Surat telegram itu untuk mensosialisasikan kepada jajaran, Kapolda dan lainnya kalau ada aturan di DPR terkait nomor pelat," tutur Taslim dalam keterangannya seperti dikutip Detik.

Penggunaan pelat nomor khusus anggota DPR RI ini menuai kritik dari pengamat lalu lintas sekaligus Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch, Edison Siahaan. Dia mengatakan kewenangan untuk penggunaan pelat nomor kendaraan itu memang ada di pihak kepolisian. Namun, dia menyoroti anggota DPR yang menjadi wakil rakyat kok ingin berbeda dengan masyarakat yang diwakilinya?.

"Kewenangan untuk menentukan model pelat nomor kendaraan ada di kepolisian yang berfungsi sebagai identitas kendaraan yang sah. Ukuran dan model pelat sama pada setiap kendaraan, kecuali kendaraan dinas militer dan Polri dengan model yang berbeda atau khusus," ujar Edison, Kamis (20/5).

Edison menganggap, jika anggota DPR RI juga menginginkan pelat kendaraan khusus justru aneh. Karena mereka hanya wakil kok jadi ingin berbeda dengan masyarakat yang diwakilinya.

Edison mengkritik anggota DPR yang sudah memiliki beberapa hak khusus tapi ingin khusus lagi di jalan raya. Dia berharap, anggota DPR tidak menggunakan kepercayaan rakyat untuk menjadi alat memperoleh kekhususan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

"Meminta atau mendapatkan dan menggunakan pelat nomor kendaraan khusus tidak ada relevansinya dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Untuk itu Polri jangan mau ditekan secara politik hanya untuk memenuhi keinginan para anggota DPR yang ingin gagah-gagahan di jalan raya," kata Edison.

Selain itu, kata Edison, penggunaan pelat nomor khusus tersebut dikhawatirkan membuat petugas Polantas sungkan menindak jika ada pelanggaran.

"Sejatinya tidak ada yang kebal hukum, tetapi dalam praktinya di lapangan ada kesungkanan petugas untuk menindak pelanggaran apabila kendaraan menggunakan pelat nomor khusus yang diketahui digunakan oleh pejabat," ujarnya.

Edison menyarankan, agar memasang stiker besar di kaca depan dan belakang serta body kiri-kanan kendaraan agar lebih mudah dipantau.

 

TAG TERKAIT :
DPR RI Berita Center Pelat nomor anggota DPR

Berita Lainnya