Internasional

Korea Utara Eksekusi Mati Seorang Pria Penjual Film dan Musik Ilegal

Anas Baidowi - 31/05/2021 13:22

Beritacenter.COM - Korea Utara (Korut) mengeksekusi mati seorang pria penjual film dan musik bajakan Korea Selatan. Pria tersebut diketahui bernama Lee. Korut memberlakukan peraturan ketat terkait distribusi barang-barang dari luar, bagi yang melanggarnya bisa dihukum sangat berat hingga hukuman mati.

Mengutip New York Post, Lee yang sehari-hari bekerja sebagai ahli mesin di Komisi Manajemen Pertania Wonsan diketahui diam-diam menjual film dan musik Korea Selatan ilegal dan aksinya itu ketahuan oleh seorang informan.

Sebelum di eksekusi, Lee mengakui perbuatannya, dia mengaku telah menjual CD dan USB dengan harga Rp71 ribuan-Rp171 ribuan per buah.

Lee di eksekusi pada akhir April 2021 oleh tim penembak dengan disaksikan 500 orang, termasuk keluarganya sendiri. Lee diputuskan bersalah atas penyebaran elemen anti-sosial, menurut hukum anti-reaksioner tahun lalu.

"Ini merupakan eksekusi pertama di Provinsi Gangwon untuk tindakan anti-sosialis di bawah hukum anti-reaksione," pernyataan resmi pemerintah Korea Utara.

Sebelumnya, para pelanggar hukum seperti pria tersebut hanya dikirim ke kamp re-edukasi atau kerja paksa. Namun hukuman mati kini diterapkan untuk memberi efek jera.

Seorang sumber yang menyaksikan eksekusi mati tersebut mengatakan bahwa terdengar 12 rentetan tembakan. Tubuh Lee kemudian dibungkus dalam kantung mayat, dimasukkan dalam kotak lalu dibawa ke sebuah tempat.

"Sekarang ini, kalau ketahuan nonton video dari Korea Selatan, kamu akan divonis hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati, jadi tidak ada yang tahu siapa yang akan dieksekusi berikutnya. Kamu juga bisa divonis penjara tujuh tahun hanya kerean tidak melaporkan aksi tersebut. Seluruh populasi sangat ketakutan," kata sumber kepada DailyNK.

TAG TERKAIT :
Berita Center Kim Jong Un Korea Utara

Berita Lainnya