Politik

Politisasi Agama

Indah Pratiwi - 08/06/2021 15:22
Oleh : Asrof Husin

Politisasi agama itu sangat berbahaya. Politisasi agama dalam sejarah islam memiliki jejak panjang dan berdarah, dimulai dari tewasnya Khalifah ke 4 Ali bin Abi Thalib, Dinasti Umayyah, Dinasti Abbasiyah dan sampai sekarang. Agama menjadi kendaraan politik mereka, tidak peduli banjir darah yg penting bisa mendapatkan kekuasaan.” Agama adalah moralitas, karenanya ia harus menjinakan politik, agar politik berorientasi pd keadilan, kejujuran dan persatuan. Tetapi yg terjadi sepanjang sejarah adalah agama digunakan untuk kendaraan politik. Ini yg tidak benar.

Ketika agama digunakan sebagai kendaraan berpolitik, maka akan terjadi perpecahan dan kekacauan serta lunturnya idealisme. Politik kekuasaanlah yg menjadi pangkal utama mengapa dunia islam, khususnya dunia Arab mengalami pukulan sejarah yg menghancurkan. Peradaban Arab muslim dibangun diatas tengkorak saudaranya sendiri “. ( KH.Syafii Ma’arif ).Politisasi agama itu sangat berbahaya.Hoax dan fitnah atas nama agama disebarkan, mereka memilih menyebarkan hoax agama karena agama itu sensitif, orang2 bodoh mudah terpedaya dan percaya, orang2 bodoh mudah dibakar lewat agama karena mereka percaya dgn hoax2 tsb.

Mereka memperalat agama dan ayat2 suci, mereka menyebarkan hoax dengan sangat meyakinkan. Masa bodoh agama dipakai untuk tujuan.yg kotor, masa bodoh politik busuk agama, yg penting tujuan bisa tercapai, yaitu kekuasaan.” Jika kau ingin menguasai orang bodoh maka bungkuslah segala sesuatu yg bathil dengan kemasan agama “. ( Ibnu Rusyd ).Politisasi agama itu sangat berbahaya.

Dinegara kita sendiri sudah sering agama dipolitisasi, agama dijadikan kendaraan politik, hoax2 atas nama agama disebarkan, seperti hoax pembatalan haji 2021, lalu disebarkanlah hoax bahwa dana haji dipakai Presiden Jokowi utk membangun infrastruktur, dll. Hoax2 yg sgt keji dari manusia2 biadab, dari manusia2 yg tdk punya moral, ada dari politikus, ada dari ustad, dan semuanya dari kaum kadrun. Tujuan mereka utk menghilangkan kepercayaan rakyat kpd Presiden Jokowi, sehingga Presiden Jokowi bisa ditumbangkan Meskipun sudah dijelaskan secara resmi oleh Kedubes Arab Saudi, meskipun DPR, MUI, NU dan Muhammadiyah telah menyetujui, tetapi manusia2 biadab ini tetap menyebarkan hoax dan fitnah batalnya haji 2021,

Hoax dan fitnah dana haji habis dipakai Presiden Jokowi, mereka berharap orang2 bodoh tetap percaya dan terbakar dengan hoax agama yg sensitif.Begitulah jika kebodohan dan kebencian telah bersatu dan merekapun lebih jahat dari setan.Dan selama ini terbukti nyata bahwa bangsa kadrun ini adalah penipu2 yg berkedok agama.

Politisasi agama itu sangat berbahaya.Banyak masyarakat awam tidak mengetahui bahwa sepanjang 14 abad sejarah peradaban islam, sudah 40 kali haji ditunda karena alasan wabah, pemberontakan, perang, hingga konflik politik.Banyak masyarakat awam, mungkin 90%, yg tidak mengetahui bahwa biaya haji itu disubsidi pemerintah/negara. Adapun biaya haji sekitar 35 jutaan dan jika tidak disubsidi negara maka biaya haji sekitar 70 jutaan dan pemerintah setiap tahun mensubsidi biaya haji tsb sangat besar dan terbebankan yaitu 6 triliun lebih.

Adakah yg bersyukur dan mengucapkan terima kasih ?Jadi cerdaslah, banyaklah membaca dan jangan mudah termakan hoax dan fitnah. Politisasi agama itu sangat berbahaya.

Bisa memecah belah, bisa perang saudara, bisa menghancurkan bangsa dan negara.Dan orang2 baik jangan diam, mereka harus terus dilawan, manusia2 biadab ini harus terus dilawan, termasuk hukum juga jangan diam.Dan selama ini orang2 baik tetap terus gencar melawan mereka.SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin

TAG TERKAIT :
Politik Agama Politisasi Agama

Berita Lainnya