Ekonomi

Waduh, Sembako Bakal Kena Pajak!

Anas Baidowi - 09/06/2021 10:48
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Pemerintah akan menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap kelompok barang tertentu, termasuk sembako.

Kebijakan itu tertuang dalam revisi draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Pada Pasal Pasal 4A draft RUU KUP tersebut, pemerintah menghapus beberapa jenis barang yang tidak dikenai PPN, salah satunya yakni barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak.

Barang tersebut meliputi beras dan gabah; jagung; sagu; kedelai; garam konsumsi; daging; telur; susu; buah-buahan; sayur-sayuran; ubi-ubian; bumbu-bumbuan; dan gula konsumsi.

Tak hanya sembako, kelompok barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya juga akan dikenakan PPN.

Hasil pertambangan dan pengeboran yang dimaksud adalah emas, batu bara, hasil mineral bumi lainnya, serta minyak dan gas bumi.

Lalu berapa tarif PPN yang dikenakan?

Melalui beleid RUU KUP tersebut, pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan tarif PPN dari 10% menjadi 12%. "Tarif pajak pertambahan nilai adalah 12%," demikian tertulis pada pasal 7 ayat 1.

TAG TERKAIT :
Berita Center Sembako Berita Ekonomi Sembako Kena Pajak PPN Sembako

Berita Lainnya