News

Polda Metro : Total Ada 49 Orang yang Diamankan Terkait Pungli di Tanjung Priok

Aisyah Isyana - 11/06/2021 14:35

Beritacenter.COM - Pasca mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), polisi langsung bergerak cepat menangkap para pelaku pungutan liar (pungli) di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hingga saat ini, polisi sudah mengamankan 49 orang terduga pelaku pungli.

"Yang kami amankan ada 49 orang dengan perannya masing-masing dengan kelompok dan pos masing-masing diamankan. Dari ruang lingkup Polres Jakut mengamankan 42 orang dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 7 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

Baca juga :

Para pelaku pungli yang diamankan polisi itu tersebar di beberapa titik, atau dikenal dengan pos yang berada di sepanjang jalan menuju Pelabuhan. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku masing-masing meminta uang dari sopir truk kontainer yang melintas di lokasi.

"Saya ambil contoh ada 5 pos ya. Di pos 1 fortun saja di pintu masuk security harus bayar Rp 2.000. Kemudian pos 2 masuk, biayanya masuk lagi Rp 2000. Masuk ke pos 3, itu harus bayar Rp 2000-5000. Ini saya ambil kecilnya karena kalau siang itu beda dengan malam, pengawasan siang lebih ketat," ujar Yusri.

"Pengawasan bayar min Rp 5.000, terakhir keluar dipo harus bayar lagi Rp 2.000. Jadi total di fortun ini sekitar Rp 15.000. 1 hari bisa 300 kendaraan kontainer loh. Coba dikalikan. Sekitar Rp 6 juta yang dikeluarkan oleh sopir-sopir. Kemudian perusahaan DKM, ada 4 pos. Total semua per 1 kontainer ada Rp 11.000. Sehari bisa Rp 350-500 ribu untuk kendaraan per 1 kontainer, belum lagi preman-preman yang di luar itu Sengaja buat macet, kemudian ketok kaca minta uang," lanjutnya.

Yusri menyebut tak menutup kemungkinan jika para pelaku bekerja sama dengan karyawan di pelabuhan. Yusri menyebut pihaknya membentuk tim guna mengusut para pelaku pungli.

"Saya katakan ini baru dipermukaan, perintah Pak Kapolda Metro Jaya bentuk tim kemarin usai adanya 1 keluhan sopir truk. Kami amankan pelaku-pelaku ini. Karena minta Pak Kapolda bentuk tim, susul. Kita ungkap semua. Makanya tim ini bergerak dan kami lakukan rapat koordinasi karena ini rata-rata karyawan. Kita akan rapat dengan stakeholder terkait, apa yang jadi pokok masalah di sini kenapa terjadi macet," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Tanjung Priok Pungli Berita Kriminal Indonesia Presiden Jokowi

Berita Lainnya