Opini

Turun Mesin

Indah Pratiwi - 11/06/2021 16:00
Oleh : Sigit Nurfianto

Ketika negara lain sibuk dengan gagasan2 besar. Seperti bagaimana meningkatkan prestasi olahraga di negaranya dg pendekatan Sport Science. Bagaimana mengembangkan sistem kesehatan dan layanan kesehatan yang baik. Bagaimana memperbaiki infra struktur dan mempermudah akses di semua lini. Bagaimana mengembangkan teknologi pangan dan pengolahannya.

Disini kita sibuk dengan urusan bagaimana cebok yang baik, bagaimana perempuan memakai baju yg baik, halal haram, riba, balasan bila berbuat baik akan dapat bidadari di surga. Olahraga yang disukai Rasulullah adalah memanah berenang berkuda. Sibuk dengan syariat dan melupakan hakikat atau esensi dari suatu kejadian.

Sesuatu yang membuat saya berfikir mungkin ini yang membuat umat muslim Indonesia jadi umat paling maju di dunia. Paling banyak dapat penghargaan Nobel. MbelllTerakhir disaat negara2 lain memuliakan hak2 perempuan dengan prinsip2 kesetaraan gender.

Perempuan diberi peran seluasnya. Pembatasan kelahiran karena dari statistik hamil dan melahirkan lebih dari 2 anak akan berisiko lebih tinggi. Memperpanjang usia menikah karena dari statistik menikah muda berisiko. Demi kemajuan bangsa. Disini orang sibuk buat pelatihan Poligami, istri yg baik yang merelakan suami berpoligami katanya. Banyak.anak banyak rezeki. Rasulullah juga menikah muda katanya. Bahkan paling konyolnya menyebut proses hamil dan melahirkan, suatu proses yang mulia, sebagai ‘turun mesin’.

Sumber : Status Facebook Sigit Nurfianto

TAG TERKAIT :
Aa Gym Aa Gym Ceraikan Teh Ninih

Berita Lainnya

BLBI.?

Opini 29/07/2021 13:22