Kriminal

Polisi Ciduk Sindikat Pencurian Barang Berharga di Apartemen Mewah

Anas Baidowi - 15/06/2021 08:38

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap BY (26) dan FQ (30) sindikat pencurian barang berharga di apartemen mewah kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Modus pelaku berpura-pura sebagai pemilik apartemen yang disantroninya. Kedua pelaku sehari-hari bekerja sebagai tukang renovasi di salah satu unit di apartemen itu. Saat melihat unit apartemen mewah di sebalah tempatnya bekerja sepi, mereka melakukan pencurian secara bertahap sejak Maret hingga Mei 2021," kata Kapolsek Metro Setiabudi, Kompol Rinaldo Aser, Senin (14/6).

Rindaldo menjelaskan, pelaku leluasa keluar masuk apartemen karena memiliki akses sebagai tukang renovasi. Kepada polisi, kedua pelaku mengaku baru kali melakukan aksi pencurian dengan diawali mencuri barang-barang kecil tanpa dicurigai dan diketahui hingga berlanjut mencuri barang-barang besar.

Barang-barang yang berhasil dicuri pelaku berupa lemari pakaian, lemari buffet TV, kitchen set, dan dua set tempat tidur yang terdiri dari dua kasur serta dua pasang bantal dan guling berikut sarung bantalnya. Kemudian, tiga meja nakas, satu set meja kerja dan kursi, dua set lampu gantung kristal, satu set meja kitchen Island, dua set meja rias, satu set sofa warna putih, satu cermin, satu lukisan gambar burung, satu lukisan gambar tanaman bunga, dan tiga bedcover.

ahkan, kata dia, kedua pelaku juga mengambil tiga pintu lemari, satu vas bunga, satu pemanggang roti merek National, satu set perlengkapan dapur, satu bungkus plastik berisi pembersih, satu bungkus bubble wrap, dan satu lemari plastik. Lalu, satu perlengkapan umroh, satu koper warna merah, satu unit kulkas dua pintu, dan satu kompor standing.

"Pengakuan mereka dilakukan secara bertahap mulai dari bulan maret. Jadi mereka tidak sekaligus mencuri, tapi ambil kecil-kecil begitu tidak ketahuan terus berlanjut sampai satu unit kosong," katanya.
Kini, tambahnya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun. Polisi yang tak mempercayai pengakuan pelaku begitu saja tengah mendalami apakah masih ada korban lainnya dalam kasus tersebut ataukah tidak, termasuk ada tidaknya pelaku lainnya dalam kasus itu.

TAG TERKAIT :
POLISI Pencurian Berita Kriminal Indonesia Berita Center Pencuri apartemen

Berita Lainnya