Kesehatan

Waspada! Varian Baru Covid-19 di DKI Lebih Cepat Menular

Anas Baidowi - 16/06/2021 09:05

Beritacenter.COM - DKI Jakarta sedang menghadapi varian baru Covid-19, Gubernur Anies Baswedan menyebut varian baru itu menjadi lebih cepat meluas sehingga patut untuk diwaspadai bersama.

"Intinya adalah saat ini kita sedang berhdapan dengan arus balik mudik, berhadapan dengan varian baru Covid yang ada jelas di Jakarta kemudian punya efek sebar yang lebih luas," kata Anies Baswedan, Minggu (13/6).

Data terbaru kasus Covid-19 pada 15 Juni 2021 saja, terdapat 19.224 kasus aktif Covid-19. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan dua pekan terakhir.

Varian baruna Covid-19 yang berasal dari Afrika Selatan, India hingga Ingris diduga masuk ke DKI Jakarta jauh sebelum terdeteksi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menjelaskan varian baru ini diprediksi sudah menyebar jauh sebelum hasil pemeriksaan pemerintah.

Untuk mengetahui adanya varian baru harus melalui pemeriksaan khusus, yaitu Whole Genome Sequensing (WGS) yang saat ini hanya di pegang oleh dua labolatorium di Indonesia, yaitu Litbangkes Kemenkes dan Lembaga Biomalekuler Eijkman.

"Bisa jadi sebenarnya varian virus yang ada id Jakarta sudah ada sebelum waktu kita menemukan dari sampel WGS," kata Dwi pada 23 April lalu.

Dwi menjelaskan, varian baru mungkin belum berkembang semasif varian lama, sehingga mendeteksi varian baru ini masih sulit untuk dilakukan.

Dalam satu orang yang terpapar Covid-19, misalnya, akan ada banyak varian dalam sampelnya.

Kemungkinan untuk mendeteksi menjadi sulit karena varian lama masih banyak mendominasi saat orang terinfeksi Covid-19.

Pada April 2021, Dinkes DKI Jakarta mencatat terdapat dua kasus yang ditemukan untuk varian baru Covid-19 yaitu varian Delta B.1.617.2 yang pertama kali ditemukan di India.

Varian ditemukan pada pasien WNI dengan tranmisi lokal pada April 2021. Sedangkan kasus kedua dari WNA asal India yang diperiksa dengan WGS pada 28 April 2021.

Berselang satu bulan, kasus varian baru di Jakarta meningkat dari sebelumnya 2 kasus menjadi 19 kasus. Varian baru yang terkonfirmasi di Jakarta saat ini ada tiga, yaitu varian Alfa asal Ingris, Beta dari Afrika Selatan dan Delta dari India.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center DKI Jakarta Varian Baru Corona Varian Baru Covid-19

Berita Lainnya