News

Puluhan Karyawan Pabrik Garmen di Brebes Positif Virus Corona

Baharuddin Kamal - 19/06/2021 16:17
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Puluhan karyawan pabrik garmen di Brebes, Jawa Timur, positif virus corona usai menjalani tes antigen. Para karyawan tersebut kini menjalani isolasi mandiri.

Puluhan karyawan tersebut dinyatakan positif corona usai menjalani tes antigen yang menjadi salah satu syarat perpanjangan kontrak di PT Daehan Global, Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

"Para karyawan yang positif ada 20 orang. Mereka itu diperiksa saat menjalani general check up untuk perpanjangan kontrak kerja," kata Legal PT Daehan Global, Nanang, saat dihubungi, Sabtu (19/6/2021).

Selain para karyawan, tim medis perusahaan juga mendeteksi sebanyak 28 calon karyawan yang positif setelah diperiksa dengan metode rapid antigen.

"Ada pula calon karyawan yang positif setelah dirapid antigen. Jumlahnya 28 orang," jelas Nanang.

Dia menegaskan, seluruh karyawan yang dinyatakan positif saat ini diistirahatkan di rumah. Mereka diminta untuk isolasi mandiri di rumahnya. Sementara itu, pihak perusahaan langsung melakukan penyemprotan disinfektan dan memperketat protokol kesehatan terhadap karyawan untuk mencegah penularan yang lebih luas.

"Mereka saat ini tidak dipekerjakan dan dipulangkan ke rumah. Mereka melakukan isolasi," ujarnya.

Sementara aktivitas di pabrik tetap berjalan seperti biasa. Setiap buruh diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Brebes, Imam Budi Santoso, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya karyawan pabrik yang positif antigen tersebut. Namun, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak puskesmas yang berada di sekitar PT Daehan Global untuk menindaklanjuti persoalan ini.

"Belum ada laporan sampai sekarang. Barangkali laporannya ke puskesmas terdekat. Nanti kami koordinasi dengan puskesmas," kata Imam.

TAG TERKAIT :
Berita Center Jawa Tengah Virus Corona Pandemi COVID-19

Berita Lainnya