News

Ada Peti Mati Berisikan 2 Jenazah COVID-19 di TPU Pondok Kelapa

Baharuddin Kamal - 22/06/2021 22:30

Beritacenter.COM - Lahan pemakaman khusus virus corona (Covid-19) di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, disebut semakin menipis. Bahkan, kadang ada satu peti mati yang diisikan oleh dua jenazah sekaligus.

"Jadi kalau ada anggota keluarga yang meninggal, itu dia ditaruh di peti. Terus kalau ada anggota lain yang meninggal, ya kita masukin ke dalam peti yang sama. Ya cukup dua orang lah, nggak banyak juga," kata Herman, di TPU Pondok Kelapa, Selasa (22/6/2021).

Dia menerangkan, jika usia mayat yang dibongkar sudah bertahun-tahun, maka petugas akan mengambil kerangka mayat. Sehingga, peti bisa diisi oleh orang lain.

"Kalau udah bertahun-tahun gitu kan biasanya tinggal tulang doang. Mah manti tulangnya biasanya kita angkat atau kota pinggirkan. Kadi bisa diisi dengan yang baru lagi," ujarnya.

Dalam sehari, mereka membuat 15-20 peti. Bahkan, jumlah ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan momen liburan tahun lalu.

"Kita bikin peti dari pagi, pernah sampai tengah malam. Jadi ya gak nentu lah. Ya maklum aja karena kondisi lagi begini," kata Herman.

Tingginya permintaan peti mati membuatnya kewalahan. Mereka bekerja dari pukul 07.30 WIB hingga malam hari.

"Ya kewalahan. Apalagi kondisinya lagi muncak kayak sekarang. Tapi ya gimana, namanya juga kita pekerja kan. Udah jadi tanggung jawablah istilahnya," ujarnya.

Dalam pembuatannya pun, pekerja menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah cuaca dan permintaan keluarga.

Untuk memudahkan anggota keluarga, pembuat peti mati telah menyediakan peti dari berbagai jenis ataupun ukuran yang berbeda, sehingga nantinya anggota keluarga dapat langsung memilih dan mayat bisa segera dikuburkan.

"Peti memang sudah kita siapkan. Jadi anggota keluarga yang datang tinggal pilih peti mana yang mau diambil. Jadi mayat udah bisa dimasukin ke dalam dan udah bisa dikuburin kan istilahnya, nggak perlu nunggu," kata Herman.

TAG TERKAIT :
Berita Center Virus Corona Pemakaman Covid-19 Peti Mati Virus Corona

Berita Lainnya