Opini

"CIA" SUDAH MEMPERSIAPKAN PRESIDEN BONEKA DI INDONESIA UNTUK PILPRES 2024 ISLAM HANYA DIPAKAI SEBAGAI ALAT MOBILISASI MASA SAJA

Indah Pratiwi - 23/06/2021 22:00
Ditulis Oleh : Tito Gatsu

"CIA" SUDAH MEMPERSIAPKAN PRESIDEN BONEKA DI INDONESIA UNTUK PILPRES 2024 ISLAM HANYA DIPAKAI SEBAGAI ALAT MOBILISASI MASA SAJA

Dengan dinamika media mainstream menjadikan calon presiden yang masih 3 tahun lagi terlihat bahwa para sponsor sedang mempromosikan kandidat yang, kemudian siapa sponsor tersebut??

Siapa lagi selain perusahaan asing dan para cukong yang ingin usahanya aman di Indonesia yang sudah terakomodir selama puluhan tahun keberadaannya tentu saja sejak jaman orde baru, mereka adalah TNC yang memiliki investasi besar disini seperti Freeport, Chevron dan beberapa perusahaan lainnya yang sekarang tidak hanya bergerak dibidang energi dan sumber daya alam mereka sudah punya koneksi dengan para pengusaha dan political mainstream di Indonesia , siapa lagi selain PKS , Jusuf Kala keluarga Cendana dan Cikeas mungkin juga termasuk elit Partai PDIP yang gencar mengajukan calon sang putri mahkota dan putra mahkota tiri yang bolak balik gagal jadi pleciden.

Urusan biaya bagi mereka bukan masalah mau sepanjang taun membiayai demopun takkan jadi masalah karena kekuatan modal mereka sangat besar karena berpuluh- puluh tahun menguasai ekonomi Indonesia dan kepentingan para imperialis dan AS bekerja dalam senyap melalui CIA.

Seharusnya Kita sebagai bangsa Indonesia benar - benar waspada Terhadap dinamika masyarakat yang terjadi di Indonesia , bisa dibayangkan dengan social engineering atau rekayasa sosial kondisi masyarakat bisa seketika berubah , kenapa bisa demikian ?

Ada sebuah strategi dalam rekayasa sosial yang dinamakan Psywar (Psychological Warfare) atau biasa disebut perang urat syaraf adalah suatu bentuk serangan propaganda yang dilancarkan dua atau lebih pihak yang saling bertentangan pendapat. Salah satu batasan akademiknya adalah "suatu tindakan yang dilancarkan menggunakan cara-cara psikologi dengan tujuan membangkitkan reaksi psikologis yang telah terancang terhadap orang lain".

Psywar merupakan salah satu strategi yang sering digunakan dalam peperangan. Berbeda dengan perang-perang konvensional yang bermodalkan senjata atau berbagai peralatan fisik lainnya untuk mengalahkan musuh, Psywar memanfaatkan sisi psikologis dan pemikiran lawan agar bisa dipecah konsentrasinya.

Kita bisa lihat ketika Pilpres 2014 Jokowi maju sebagai calon Presiden yang diluar keinginan political mainstream disanalah psywar mulai dijalankan fitnah bertubi -tubi dari medsos maupun media mainstream yang dibiarkan oleh pemerintahan SBY walau akhirnya Pilpres Tetap dimenangkan Jokowi yang menunjukan bahwa rakyat sudah muak dan mulai faham.permainan politik para political mainstream yang cenderung membagi kuenya untuk mereka sendiri dan kelompoknya.

Psywar adalah sebuah strategi yang teramat jahat yang biasa digunakan Amerika Serikat untuk mendukung para pionnya yang bisa dikendalikan biasanya Pejabat korup yang berani membungkam atau melawan kedaulatan rakyat. Tentu kita Masih ingat bagaimana Soeharto menggulingkan Bung Karno dengan mengkambing hitamkan PKI dan memusnahkan semua ideologi golongan kiri di Indonesia. tentunya saat Itu didukung oleh semua media mainstream termasuk media Amerika Serikat yang menjadi rujukan dunia seperti Associates Pers , Herald tribune , New York times dan sebagainya.

Beruntung Jokowi maju menjadi presiden dikala teknologi informasi sudah maju sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh hoax yang sangat masif dan dukungan media mainstream yang dikendalikan oleh para Political mainstream.

Kita memang harus waspada dan apa rencana para political mainstream sebenarnya sangat berhubungan dengan rencana CIA yang memang sudah menancapkan kukunya terlalu lama di Indonesia. Bagaimana rencana tersebut?

Mari Kita ulas :

CIA atau AS Sudah menyiapkan calon Presiden boneka dan bagaimana agenda AS di Indonesia ?

1. Thn 2009, Anies Baswedan mendampingi SBY untuk menerima penghargaan dari Boston Club.
Wikileaks membocorkan.
Sebelum ke AS, Kedutaan Besar AS di Jakarta mengirim pesan diplomatik ke CIA, Defense Intelligence Agency, National Security Council dan Menlu AS.

2. Apa isi pesan tsb?Dalam file berkategori sensitive but unclassified (SBU) itu, Kedubes AS di Jakarta melaporkan tentang profil Anies Baswedan. “Teman AS,” Mungkin tidak banyak orang tahu, apa itu Boston Club. Kalau anda mau riset lebih dalam lagi di google, anda akan tahu.

3. Boston Club adalah think thank pembaharuan AS dlm rangka New world Order Era, dibiayai konglomerasi Yahudi. Salah satunya Rotchild, mitra Hashim Djoyohadikusomo dan Carl Icahn, pemegang saham utama Freeport McMoran. Boston Club adalah club sosial yg paling bergengsi di AS.

4. Tidak mudah menjadi membersnya. Hanya orang tertentu, dan paling elite di AS yang bisa jadi members.
Mereka adalah para politisi, pengacara Top, pengusaha papan atas.
Akses Anies Baswedan ke Boston Club, tentu tidak datang begitu saja. Itu bukan karena koneksinya dengan elite politik.

5. Tetapi memang sudah dipersiapkan AS sejak lama.
Ia adalah salah satu alumni dari program AFS ( American Fields Service ) yaitu pertukaran pelajar antar bangsa dan tinggal selama setahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

6. Tamat dari UGM, mendapat beasiswa Fulbright dari AMINEF untuk melanjutkan kuliah masternya dlm bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di University of Maryland, College Park (USA).
Kemudian mendapat beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow untuk meraih gelar doktoralnya

7. Artinya sejak SMA memang sudah qualified dalam program binaan antar bangsa AS.
Bulan April 2018, ABAS berkunjung ke AS sebagai pembicara pada acara Annual Global Conference 2018 yg dilaksanakan di Los Angeles.

8. The Global Conference merupakan pertemuan para pemimpin dan tokoh penting dari seluruh dunia untuk bersama-sama mencari solusi bersama terhadap permasalahan dan isu global seperti pasar finansial, industri, kesehatan, pemerintahan dan pendidikan melalui 150 diskusi panel.

9. Jadi Anies Baswedan itu anak emas Elite politik AS. Thn ini pengaruh AS smkn besar terhadap Indonesia. Itu tanda smkn akomodatifnya Indonesia terhadap politisasi agama. Krn itu terkesan Pemerintah tdk bisa tegas kalau sudah menyangkut klmpk Islam, termasuk tdk bisa tegas terhadap Anies Baswedan.

10. Dari dulu AS menggunakan ARAB menyebarkan paham wahabi keseluruh dunia. Bertujuan memecah belah umat Islam dan sekaligus menjadi pressure terhadap Pemerintah yg bukan golden boy AS. Stlh perang dingin, bukan hanya Paham Wahabi, AS juga berada dibelakang Ihkwanul Muslimin, untuk tujuan sama.

11. Menciptakan radikalisme Islam untuk menggoyang pemerintah yang tidak bisa menerima agenda AS. Lihatlah bagaimana petinggi PKS terbang ke Washington bertemu dengan elite politik AS untuk meminta dukungan dari AS menekan China dalam kasus Muslim Uighur.

12. Makanya kalau sekarang setiap pembahasan partai tentang calon Presiden dan Wapres maka selalu nama Anies disebut.
Itu bagian dari agenda orang yang ada di Boston club untuk menanamkan pengaruh dan hegemoni AS di seluruh dunia.

13. Bagi para patron Islam menganggap ini adlh era kebangkitan umat. Niat menjadikan Anies Baswedan sebagai Presiden/Wapres 2024, untuk melancarkan agenda mrk mengubah UUD 45 yg bersyariah. Namun mrk lupa, ketika rezim pro AS berkuasa, yg pertama kali disikat radikalisme Islam itu sendiri.

14. Mengapa AS sangat paham radikalisme? , dia creatornya & itu diperlukan AS untuk mencapai tujuannya, bukan untuk menjalankannya.
Lihat fakta sejarah. Soeharto menjatuhkan Soekarno berkat dukungan Islam, namun stlh Soeharto berkuasa, gerakan islam dibungkam secara sistematis. Dalam kandang yang dinamakan PPP

15. Lihatlah fakta Turki, Erdogan yang Ihkwanul Muslimin berhasil mengalahkan partai sekular, namun setelah dia berkuasa, pendukung militannya lebih dulu ditangkapi lewat kudeta direkayasa. Ribuan ulama Ihkwanul Muslimin ditangkap, yang lari keluar negeri, diburu.

16. Muhamad Morsi yang Ihkwanul Muslimin, berhasil menang pemilu menjatuhkan Mubarak, juga akhirnya dijatuhkan oleh AS lewat kudeta Militer.
*Berteman dengan Srigala, hanya memberikan cara efektif dan efisien memangsa anda.*

17. Jgn kaget, saat Pilpres 2024 nanti, Kapal Induk AS ada di Selat Sunda.
Ketika Pilkada DKI 2017. Kapal Induk AS - USS Carl Vinson masuk Indonesia tgl 15 s/d 25 April 2017 atas ijin Panglima TNI saat itu Gatot Nurmantyo.

Itu adalah bentuk Psychologycal Warfare.

Dari menghadapi dan membaca situasi tersebut ada hal yang saya cukup salut dengan langkah strategis Jokowi , yaitu merangkul Prabowo dan Hasyim Djojohadikusumo dalam kabinetnya kemudian memperkuat TNI dengan semua loyalisnya terakhir membubarkan HTI dan FPI yang merupakan Proxy war dan alat Phycological warfare di Indonesia sambil memperkuat hubungan bilateral dengan Amerika dan Juga Cina sehingga para political Mainstream dan Amerikapun banyak dibuat mati langkah. Dan malahan Amerika lebih memilih berhubungan baik dengan pemerintah daripada para political mainstream , seperti Kita lihat FPI dibubarkan tanpa ada yang memprotes pembubaran tersebut kecuali riak-riak kecil para politisi busuk dan Jusuf Kalla ke Taliban tanpa ada dukungan dari pemerintah.

Luar biasa kecerdasan dan keberanian Presiden Kita ini menghadapi Singa dengan langkah cerdas dan berani karena beliau betul betul seorang Nasionalis sejati yang Ingin mengembalikan Negara kepada kedaulatan rakyat tidak seperti political mainstream selama ini.

Don't let Jokowi Walk alone dalam rangka mengembalikan kedaulatan rakyat dan lawan terus setiap usaha mengembalikan Fasisme di Negri ini.
Merdeka !!

Salam Kedaulatan Rakyat
Tito Gatsu.

TAG TERKAIT :
Capres 2024 Pilpres 2024 Pemilu 2024

Berita Lainnya