News

Kemenkes Pastikan Stok Oksigen Nasional Cukup, Tapi Tabungnya Mengkhawatirkan

Aisyah Isyana - 23/06/2021 20:56

Beritacenter.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan oksigen di rumah saki masih cukup. Hanya saja, Kemenkes mengkhawatirkan keterbatasan tabung oksigen, jika lonjakan kasus COVID-19 terus-terusan tak terkendali.

"Sampai saat ini stok oksigen kita di nasional cukup, Jakarta cukup, nasional cukup. Yang dikhawatirkan, kasusnya kalau tidak terkendali, ya tentu ada batasnya," kata Plt Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rondonuwo dalam dialog di YouTube Kemkominfo, Rabu (23/6/2021).

Baca juga :

Menurutnya, oksigen dapat dengan mudah untuk di produksi. Namun, dia mengkhawatirkan soal tak adanya tabung oksigen untuk menampung.

"Oksigen bisa diproduksi cukup, tapi tabungnya yang saya khawatir. Tabungnya kan itu mesti ada, nggak mungkin nggak ada tabung penampungan. Tabung bisa kurang," kata dia.

Dia pun mencontohkan lonjakan kasus COVID yang sempat terjadi di India. Maxi menyebut, India memiliki stok oksigen, hanya saja kekerungan tabung untuk menampungnya.

"Ya seperti India mengalami seperti itu. Produksi oksigen kan bisa ada yang oksigen konsentrat, yang bisa diambil dari udara diproduksi dari oksigen. Yang dikhawatirkan tabungnya. Kalau oksigen, saya nggak khawatir," katanya.

Lebih lanjut, Maxi menyebut pengendalian lonjakan kasus COVID hanya dapat diatasi dengan kerja sama semua pihak. Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk senantiasa menaati protokol kesehatan. Dia juga mendeksak pemerintah daerah mempercepat testing dan tracing kasus.

"Lonjakan kasus yang saya kira cepat ini hanya bisa kita tanggulangi dengan kerja sama yang erat sekali antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan juga yang paling penting peran serta dari pada masyarakat untuk terus, jangan kendur, menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, menjaga jarak, dan tentu yang kami harapkan pemerintah daerah lakukan sebanyak mungkin testing dan tracing," kata dia.

"Pemerintah daerah dan pemerintah pusat sudah mengantisipasi kesiap-kesiapan sarana, terutama rumah sakit, dan terakhir mari kita dukung percepatan vaksinasi. Kita akan kejar Pak Presiden minta di bulan Juli, 1 Juli sudah 1 juta per hari, kita sudah dekat, 700 ribu per hari. Jadi ini saya kira dukungan masyarakat sangat penting untuk kita ajak sama-sama melakukan vaksinasi," sambungnya.

TAG TERKAIT :
Kemenkes Virus Corona Pandemi COVID-19 Oksigen Lonjakan COVID-19 Tabung Oksigen

Berita Lainnya