Politik

AHY Ibas Pertanyakan Kemampuan Negara Tangani COVID-19 Disaat Semua Pihak Bekerja Keras

Tidak tepat rasanya kita bicara failed nation di saat semua pihak sedang berjibaku, bekerja keras

Aisyah Isyana - 08/07/2021 10:34

Beritacenter.COM - Kakak beradik pimpinan Partai Demokrat, yakni Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas), mempertanyakan penanganan COVID-19 di RI yang makin mengganas, lantaran banyaknya korban meninggal.

Dalam hal ini, keduanya mempertanyakan kemampuan negara dalam memerangi COVID-19. Hal ini bermula dari Ibas yang menyinggung soal kemampuan pemerintah dalam menangani pandemi. Ibas tak ingin Indonesia menjadi bangsa yang gagal atau 'failed nation'.

Baca juga :

"Begini ya, COVID-19 makin 'mengganas'. Keluarga kita, sahabat kita, dan orang-orang di lingkungan kita banyak yang terpapar, bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini?" kata Ibas dalam keterangan tertulis yang dibagikan Kepala Bakomstra PD Herzaky Mahendra Putra, Rabu (7/7/2021).

"Jangan sampai negara kita disebut sebagai 'failed nation' atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya," sambung dia.

Menyusul kemudian AHY beretorika dengan berbicara soal status ekonomi Indonesia. Dimana Bank Dunia resmi mengumumkan jika Indonesia masuk kategori negara lower-middle income atau negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Dimana pendapatan nasional bruto (gross national income/GNI) per-kapita tahun 2020, sebagaimana asesmen Bank Dunia per-1 Juli 2021, terpantau turun menjadi USD 3.870.

Sementara untuk tahun lalu, GNI per-kapita Indonesia terpantau berada di level USD 4.050. Adapun capaian itu membuat Indonesia naik kelas menjadi income coutry atau negara berpenghasilan menengah ke atas.

Dalam hal ini, AHY menyebut kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak ideal. Meski begitu, AHY menilai masalah intinya bukan pada status kelas berpenghasilan menengah ke bawah.

"Idealnya, kita selalu naik kelas. Jangan tinggal kelas, apalagi turun kelas. Masalah gentingnya, bukan di mana status kelas kita saat ini, tapi mampukah negara ini menyelamatkan rakyatnya dari COVID?" kata AHY dalam keterangan tertulis yang didapat dari Kepala Bakomstra DPP PD Herzaky Mahendra Putra, Rabu (7/7/2021).

Sementara itu, partai-partai pendukung pemerintah turut mengomentari pernyataan Ibas soal failed nation atau bangsa gagal. Golkar menilai, pernyataan failed nation itu tidak tepat.

"Tidak tepat rasanya kita bicara failed nation di saat semua pihak sedang berjibaku, bekerja keras," ujar Ketua DPP Gplkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (7/7).

Terpisah, Waketum PPP Arsul Sani memastikan kekhawatiran Ibas soal failed nationa dalam menangani pandemi COVID-19 tak akan terjadi. Dia optimis jika Indonesia dapat melewati pandemi COVID-19.

"PPP mengajak semua kekuatan politik dan elemen-elemen masyarakat sipil untuk bersama-sama memfokuskan diri bersama jajaran pemerintahan menanggulangi COVID-19," tutur Arsul kepada wartawan, Rabu (7/7).

TAG TERKAIT :
Agus Harimurti Yudhoyono AHY Ibas Virus Corona Pandemi COVID-19

Berita Lainnya