Opini

GUYON MENAMBAH IMUN, AMIIINN...

Indah Pratiwi - 09/07/2021 15:30
Ditulis Oleh : Karto Boogle

Indonesia memang beda. Negara lain boleh tumbang, kita mengembang. Warga negara lain boleh khawatir, kita melipir dan menggilir.

Untuk pertamakalinya Korea Selatan mencatat angka kematian lebih tinggi dibandingkan angka kelahiran bayi per tahun.

Hanya ada 275.800 bayi lahir di Korea Selatan tahun lalu. Sementara sekitar 307.764 orang dilaporkan meninggal dunia. Itu termasuk kematian akibat pandemi.

Badan Statistik Nasional Italia, Istat, memperkirakan tingkat kelahiran berpotensi turun hingga angka 408 ribu pada tahun ini. Sementara pandemi covid-19 diperkirakan akan mendorong angka kematian hingga melebihi 700 ribu jiwa.

Jumlah kelahiran di Jepang turun 2,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 840.832 kelahiran. Jumlah tersebut merupakan angka terendah sejak penghitungan dilakukan pada 1899.

Pun di negeri panda, penurunan kelahiran juga didapati di China turun 15 persen dari tahun lalu.

Polandia, negara dengan populasi lebih dari 38 juta, mencatat 357.400 kelahiran tahun lalu dan sekitar 486.200 kematian.

Di AS, kelahiran bayi berkurang hingga jumlah 300 - 500 ribu akibat pandemi ini.

Jerman, Perancis, Brasilia dan banyak negara lain di dunia mencatat hal serupa terjadi pada negaranya.

"Bagaimana dengan Indonesia?"

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional memperkirakan terdapat 400-500 ribu angka kelahiran tidak diinginkan di Indonesia sebagai dampak demografi dari pandemi COVID-19.

"Koq bisa sih?"

Kita bangsa bahagia. Buat apa khawatir bila justru ada banyak waktu untuk menggilir?
(Ini khusus bagi yang beristri lebih dari satu maksimal 4)
"Yang istrinya satu?"
Melipir dong...
Bahagianya negeriku...
.
.
RAHAYU
.
Karto Bugel

TAG TERKAIT :
Virus Corona Covid-19 Lawan Covid-19 VIRUS COVID-19

Berita Lainnya

LBP MENGGUGAT

Opini 24/09/2021 12:00