Bola

Ide Mecengangkan, Italia dan Arab Saudi Ingin Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030

Anas Baidowi - 18/07/2021 07:12

Beritacenter.COM - Italia dan Arab Saudi mencalonkan diri jadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Ide kedua negara itu terbilang mencengangkan.

Saat ini tumah rumah Piala Dunia sudah ditentukan oleh FIFA hingga 2026. Setelah Qatar tahun depan, akan berlanjut ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pada 2030 ada kemungkinan Piala Dunia akan digelar lebih dari satu negara layaknya 2026. Namun, bakal ada yang berbeda dalam penyelenggaraaannya.

Jika biasanya sebuah turnamen besar dihelat di dua atau lebih negara yang berdekatan, layaknya Jepang - Korea Selatan 2002, maka kali ini baribu-ribu kilometer jauhnya.

Dilansir The Athletic, Italia sudah diajak Arab Saudi menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Jika ini benar terjadi tidak lagi hanya berbeda negara, tapi sudah berbeda benua.

Kedua negara itu bukan tanpa alasan mengajukan diri jadi tuan rumah bersama. Karena hubungan kedua negara memang sangat harmonis, baik dalam hal diplomatik, bisnis, dan juga olahraga.

Hal itu dibuktikan dengan Arab Saudi menjadi tuan rumah laga Piala Super Italia dalam beberapa musim terakhir. Sementara Italia terakhir jadi tuan rumah turnamen besara pada Piala Dunia 1990.

Nah, Italia butuh uang dari Arab Saudi untuk merevitalisasi beberapa stadion top di negaranya yang sudah dimakan usia seperti Olimpico, San Paolo, dan San Siro. Boleh dibilang stadion baru di Italia hanya ada segelintir seperti Allianz stadium, Dacia stadium, Mapei stadium, dan Gewiss stadium.

Arab Saudi awalnya akan mengajak Maroko dan Mesir sebagai tuan rumah bersama mengingat secara geografis lebih dekat. Namun, biaya infrasruktur di dua negara Afrika Utara itu lebih tinggi ketimbang di Italia.

Sebagai pesaing Italia dan Arab Saudi untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2030 adalah Inggris-Republik Irlandia, Spanyol-Portugal, dan Argentina-Uruguay-Paraguay. Piala Dunia mulai 2026 akan bertambah pesertanya jadi 48 sehingga butuh stadion lebih banyak untuk menggelar 80 pertandingan.

Selain itu, Arab Saudi juga berencana membuat stasiun TV khusus olahraga untuk menandingi beIN Sports milik Qatar. Nantinya Serie A akan dijadikan menu utama untuk menarik para penonton.

Semenjak pangeran Mohammed bin Salman memerintah, Arab Saudi memang mulai terbuka dengan dunia luar. Arab Saudi kini sering menggelar pertandingan olahraga non-sepakbola seperti duel tinju Anthony Joshua lawan Andy Ruiz, lalu Reli Dakar, tenis, golf, serta tentunya balapan perdana F1 musim ini.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Berita Center Arab Saudi Italia Piala Dunia 2030 Tuam Rumah Piala Dunia 2030

Berita Lainnya