News

Logonya Dicatut, Grab Pastikan Tak Terlibat dalam Gerakan Aksi 'Jokowi End Game'

Bersama ini kami tegaskan Grab tidak terlibat sama sekali dalam gerakan ini di mana penyertaan logo perusahaan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab

Aisyah Isyana - 23/07/2021 18:47

Beritacenter.COM - Grab Indonesia angkat bicara soal beredarnya poster seruan aksi massa 'Jokowi End Game' pada 24 Juli besok, di media sosial. Soal adanya penggunaan logo perusahaan Grab dalam poster itu, Grab menegaskan pihaknya tak terlibat dalam gerakan aksi tersebut.

"Bersama ini kami tegaskan Grab tidak terlibat sama sekali dalam gerakan ini di mana penyertaan logo perusahaan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam pernyataan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Grab juga menyebut para driver dalam naungan Grab, atau disebut mitra, tak boleh terlibat dalam provokasi perusakan. Jika ada mitra Grab yang tetap terlibat aksi itu, mitra Grab yang bersangkutan harus mempertanggung jawabkan sikapnya secara pribadi.

"Para mitra pengemudi dan pengiriman Grab terikat oleh kode etik, termasuk ketentuan yang mengatur mereka untuk tidak terlibat atau memprovokasi mitra lain untuk melakukan kegiatan yang dapat merusak fasilitas umum atau merugikan pihak lain, dan atau merugikan pihak manapun tidak terkecuali merugikan Grab," kata Ridzki.

Sementara secara institusi perusahaan, Grab secara tegas memastikan pihaknya tak terlibat dalam sikap politik pribadi mitranya. Jika ada mitra Grab yang ikut dalam aksi itu, maka itu adalah sikap pribadi dari mitra Grab tersebut.

"Sikap dan opini yang diungkapkan oleh mitra pengemudi dan pengiriman Grab seluruhnya bersifat pribadi dan tidak mencerminkan opini atau sikap Grab sebagai perusahaan," kata Ridzki.

Sejauh ini, Indonesia masih berkutat dengan pandemi COVID-19 dan penerapan PPKM level 4 hingga PPKM mikro. Grab menegaskan selalu berkordinasi dengan pemerintah dan selalu mendukung upaya pemerintah dalam menangan pandemi. Termasuk dalam mendistribusikan vaksin di lebih dari 54 kota dan kabupaten.

Sekedar diketahui, media sosial dihebohkan dengan beredarnya poster seruan aksi 'Jokowi End Game' di media sosia. Dimana ajakan aksi itu rencananya akan digelar pada 24 Juli besok, dengan melakukan long march dari Glodok ke Istana Negara.

Menyikapi hal itu, Polda Metro Jaya meminta semua pihak agar bijak memahami situasi pandemi COVID-19 saat ini. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar demo dan menyebabkan kerumunan. Jika hendak menyampaikan pendapat, masyarakat diimbau untuk langsung saja mendatangi Polda Metro Jaya.

"Lihat rumah sakit, kuburan udah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi. Tapi intinya di sini bagaimana masyarakat mau sadar, mau disiplin hindari kerumunan," ujar kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

"Silakan kalau mau menyampaikan pendapat, datang ke Polda Metro, akan kita terima. Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan supaya jangan jadi klaster lagi. Bagaimana kita bisa relaksasi kalau kegiatan kerumunan lagi. Kasihan rumah sakit-kuburan udah penuh," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Gojek Aksi Demo Grab Seruan Aksi Jokowi End Game Seruan Demo

Berita Lainnya