Kriminal

Tidak Terima Dipukul Sapu, Saat Siul Seorang Pemuda Madura Bacok Pedagang Baju

Indah Pratiwi - 26/07/2021 10:30
FOKUS : Pembunuhan

Beritacenter.COM - Choirul Rofik (21), warga asal Bangkalan, Madura yang tinggal di Kalimas Hilir, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Kota Surabaya, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah terlibat kasus pembacokan seorang pedagang hingga tewas.

Kasus pembacokan terhadap penjual pakaian di lantai II Pasar Kapasan Surabaya hingga tewas akhirnya terungkap dan satu pelaku berhasil diamankan. Dari penangkapan anngota berhasil mengamankan barang bukti yaitu1 unit motor Honda Beat bernopol W 3115 L (sarana), 2 celurit milik tersangka dan korban, 1 sarung celurit, 1 gagang pisau penghabisan, dan rekaman CCTV.

Menurut keterangan dari Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Dari dua pelaku yang terlibat, satu berhasil ditangkap.

" pelaku yang diamankan itu bernama Choirul Rofik, saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif," ucapnya.

Oki, menjelaskan Identitas teman tersangka yang kini buron sudah kami kantongi. Kami imbau agar segera menyerahkan diri.

Dihadapan petugas pelaku mengaku awalnya korban yakni Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah gang 1/1, Surabaya menegurnya dengan memukulkan sapu ke tubuhnya lantaran menganggap pelaku kurang sopan bersiul-siul saat di pasar.

Tak terima, Rofik kemudian pulang dan menceritakan semuanya kepada pamannya. Saat ia dan pamannya kembali ke lokasi bermaksud mengklarifikasi, korban sempat salah paham dan menyerang Rofik.

Dari sinilah, terjadilah perkelahian antara korban dengan Rofik menggunakan celurit. Korban kalah setelah Rofik menyabetkan celuritnya dengan membabi buta ke tubuh Slamet.

TAG TERKAIT :
Pembunuhan Kriminal Kasus Pembunuhan Kasus kriminal

Berita Lainnya