Nasional

Angka Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Tinggi, Pemerintah Ungkap Penyebabnya

Lukman Salasi - 26/07/2021 12:37

BeritaCenter.COM – Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia sedang tinggi belakangan ini. Penyebabnya beragam mulai dari karena kapasitas rumah sakit yang penuh hingga belum divaksin.

“Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor, yaitu kapasitas rumah sakit yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, dan meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah,” sebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu (25/7/2021).

Selain itu, Luhut juga mengungkapkan, kematian yang meningkat pada akhir-akhir ini karena penyakit bawaan dan belum divaksin. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono.

"Angka kematian akibat infeksi Covid-19 pada beberapa saat ini, itu 90-94 persen adalah mereka yang belum divaksinasi," kata Dante.

Kembali ke Luhut. Pihaknya akan melakukan intervensi setelah mengetahui penyebab meningkatnya angka kematian tersebut.

“Setelah memahami faktor-faktor ini, kami harus melakukan intervensi untuk mengurangi angka kematian secara cepat,” ujar Luhut.

Langkah-langkah intervensi tersebut, antara lain dengan meningkatkan kapasitas ICU dari rumah sakit dengan oksigen sentral pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kematian tinggi, serta menyediakan isolasi terpusat dan terpantau bagi pasien dengan risiko tinggi yang melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, Dante menyebut mayoritas orang yang sudah mendapat suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19 tak mengalami perburukan gejala hingga gejala berat saat terpapar Covid-19.

Melihat kondisi itu, Dante kembali mengingatkan vaksinasi merupakan salah satu upaya membentengi diri dari virus corona, selain menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan adanya vaksinasi akan memberikan respons imun tubuh yang lebih baik, baik itu apabila belum terinfeksi maupun setelah terinfeksi," katanya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Angka Kematian Akibat COVID-19 Vaksinasi Covid-19

Berita Lainnya