News

KKP Keluarkan Permen, Jalur Tangkap Nelayan Diatur Sesuai Ukuran Kapal

Aisyah Isyana - 27/07/2021 16:55

Beritacenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor 18 tahun 2021. Adapun substansi aturan itu mengatur soal jalur penangkapan ikan, alat tangkap ikan, dan peraturan lainnya.

Dikatakan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Muhammad Zaini, menyebut Permen No.18 ini ada guna menyeimbangkan antara pemanfaatan sumber daya ikan secara optimal, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Baca juga :

"Prinsip pengelolaannya ada 2, yang pertama menjamin kesetaraan akses antara nelayan kecil dengan yang lebih besar, dengan cara mengatur jalur dan pembatasan kapasitas penangkapan," ujar Zaini dalam kegiatan Kupas Tuntas Permen KP No.18 Th. 2021 secara virtual di YouTube Kementerian KP, Selasa (27/7/2021).

"Kedua adalah perlindungan terhadap keberagaman hayati, melalui selektivitas alat penangkapan ikan serta pengembangan eco-friendly fishing gear," sambungnya.

Zaini menjelaskan soal pengaturan jalur penangkapan ikan berdasarkan ukuran kapal dan alat tangkap. Dalam hal ini, Zaini menyebut KKP membagi jalur itu menjadi 3, yakni jalur satu, jalur dua dan jalur tiga.

"Definisi undang-undang itu adalah nelayan kecil. Di PP sudah kita sebutkan bahwa nelayan kecil adalah nelayan yang menggunakan kapal sampai 5 GT. Jadi kita lindungi dengan cara jalurnya dia tidak boleh diobok-obok oleh kapa yang lebih besar," tutur Zaini.

Dengan begitu, nelayan kecil yang menggunakan kapal 5 GT dapat melaut dan menangkap ikan dijalur 1. Sementara jalur penangkapan ikan 1 dibagi menjadi 2, yakni pertama jalur 1A yang meliputi perairan sampai 2 mil diukur dari garis pantai ke arah luar laut lepas atau ke arah perairan kepulauan. Kemudian jalur 1B meliputi perairan diluar jalur penangkapan 1A hingga 4 mil laut.

"Jalur 1 diizinkan untuk kapal berukuran 0 sampai 5 GT. Tetapi kapal 0 sampai 5 GT ini kalau mau ke jalur 2 boleh, ke jalur 3 juga boleh. Tentu ini ada persyaratan-persyaratannya supaya menjaga keamanan dari nelayan kita," tutur Zaini.

Kemudian jalur 2 adalah jalur tangkap yang meliputi perairan jalur tangkap 1 sampai dengan 12 mil laut. Zaini menyebut jalur 2 ini dikhususkan untuk kapal berukuran 5-30 GT. Kapal-kapal ini juga diperbolehkan naik ke jalur 3 lewat bentuk perlindungan.

"Ini juga masih dilindungi juga, dia ditempatkan di jalur 2 tapi tidak boleh dia turun ke jalur 1 karena yang lebih kecil harus mendapatkan perlindungan ekstra, jadi jalur 1 tidak boleh dimasuki kapal di atas 5 GT," ungkap Zaini.

Sementara untuk jalur 3, adalah jalur penangkapan ikan yang meliputi perairan diluar jalur penangkapan 1 dan 2. Adapun jalur ini juga termasuk zona zona ekonomi eksklusif Indonesia. Kapal yang diizinkan melaut dijalur ini adalah kapal kapal di atas 30 GT.

"Dia tidak boleh turun ke bawah 12 mil ya jenis kapal apapun tidak boleh. Jadi harus ada di atas 12 mil, kalau turun dia melanggar. Nah, sehingga inilah bentuk perlindungan kami terhadap nelayan nelayan kecil," ucapnya.

TAG TERKAIT :
Nelayan KKP Jalur Tangkap Ikan Permen KP No.18 Tahun 2021 Aturan Jalur Tangkap Ikan

Berita Lainnya