Opini

Rp 2 Triliun dari Akidi Tio

Indah Pratiwi - 28/07/2021 10:30
Oleh: Narikodan MZ

Dunia maya serentak terhentak oleh berita bantuan sebesar dua triliun, (nolnya dua belas) dari keluarga pengusaha Akidi Tio.

Bagaimana tidak terkejut, bantuan uang sebanyak itu belum pernah terjadi selama ini, apalagi dari seorang Indonesia keturunan Tionghoa.

Beragam komentar serentak keluar dari warganet.

Dari yang takjub, memuji, berterima kasih, sampai nyiyir, nyinyir kepada pemerintahnya sendiri.
Kelompok yang terakhir ini adalah kelompok yang sedikit, minoritas tapi tetap saja berisik.
Mereka lupa perintah Tuhannya bahwa “patuh kepada tuhan, patuh kepada nabi dan pemimpinnya” adalah dalam satu kesejajaran.

Mereka lupa bahwa dalam diri manusia, mau yang ateis ataupun yang beragama, ada kewajiban yang mengikat, bahwa “diantara rezeki yang engkau terima ada hak orang lain.”
Jadi sumbangan itu adalah bentuk kepatuhan seorang manusia terhadap keyakinan yang diikutinya.

Mereka juga lupa bahwa dua triliun itu adalah hanya 0,4% dari bantuan yang dikeluarkan pemerintah dalam menangani pandemi ini.

Mereka seperti biasa akan berkilah bahwa, itu adalah kewajiban pemerintah sesuai amanat konstitusi.

Mereka juga selalu lupa bahwa adalah kewajiban manusia, warga negara, memberikan hak orang lain yang ada dalam rezeki yang diterimanya.

Kewajiban ? Ya sedekah adalah kewajiban, seperti kata Imam Ali “bersedekahlah kamu sampai seakan-akan kamu berlebihan dalam hal itu, walaupun sebenarnya tidak pernah”.
Sedekah tidak menunggu haul dan nisab, sedekah tidak tergantung jumlah dan waktu, sedekah tidak tergantung jenis bisnis atau aset tertentu, beda dengan zakat.

Jadi, sumbangan dua triliun dari seorang warga negara dan bantuan lima ratus triliun pemerintah itu sama-sama menjalankan amanat, yang dua triliun amanat dari kitab sucinya, yang lima ratus triliun amanat dari kitab konstitusinya.

Sumbangan warga negara kepada warga negara lainnya dan bantuan pemerintah kepada warga negaranya adalah bentuk pemenuhan amanat.

Terima kasih kepada keluarga Akidi Tio, terima kasih kepada kabinet Joko Widodo, yang sudah mengajari bagaimana menunaikan amanah.

TAG TERKAIT :
Mafia Obat Corona Mafia Bansos Mafia Covid Mafia Dana Bansos Sumbangan Dana Covid-19 Sumbang 2 Triliun Dana Covid-19 Mafia Covid-19

Berita Lainnya

LBP MENGGUGAT

Opini 24/09/2021 12:00