Politik

Gerindra Angkat Bicara Soal Pesan Luhut ke SBY : Bagus, Kita Memang Harus Teladani Habibie

Baharuddin Kamal - 28/07/2021 09:30
Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman.

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman angkat bicara terkait pesan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ke mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar bisa meniru mantan Presiden ke-3 B.J Habibie dalam hal memberi kritik.

Habiburokhman menilai, cara Habibie memberi masukan kepada pemimpin penerusnya memang bagus dan elegan.

"Saya nggak mau membuat judgement apakah Pak SBY bersikap seperti Pak Habibie atau tidak," kata Habiburokhman saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

"Akan tetapi secara umum kita semua memang harus meneladani cara Pak Habibie memberi masukan kepada penerusnya yang menurut saya sangat elegan," lanjutnya.

Menurutnya, cara Habibie dalam mengkritik pemerintahan selama ini baik karena langsung mengajak berdiskusi. Namun, Habiburokhman juga tidak mempermasalahkan cara kritik yang dilakukan SBY selama ini kepada pemerintah.

"Beliau (Habibie) datang langsung dan berdiskusi, itu bagus, (tapi) saya nggak melihat (cara kritik SBY) ada masalah, bagus-bagus aja," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Luhut sempat menceritakan pesannya kepada SBY terkait kritik saat acara Kick Andy Double Check. Luhut sempat menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan saat itu.

Kemudian, muncul pertanyaan yang menyangkut pesan SBY beberapa tahun lalu kepada Luhut soal jangan main ancam-mengancam. Andy bertanya apakah Luhut memang temperamental.

"Nggak temperamental, memang gayanya orang Batak gitu," kata Luhut seperti dikutip dari YouTube Kick Andy Show, Selasa (27/7).

Luhut diminta lagi tanggapannya soal anggapan menggunakan ancaman dalam pernyataan-pernyataannya. Luhut mengaku tidak terganggu oleh anggapan itu sembari menceritakan sikapnya kepada anak buahnya.

Andy lantas mengungkit status SBY sebagai junior Luhut di militer. Luhut kemudian ditanya etika junior mengkritik senior. Luhut mengaku menghormati sikap SBY karena status sebagai presiden ke-6 RI.

"Saya nggak keberatan. Saya bilang sama Pak Bambang, ya oke-oke aja lah, hak-hak beliaulah. Tapi semua hanya titip saja pada pemimpin-pemimpin yang sudah selesai eranya, lebih bagus seperti Pak Habibie lah, semua duduk manis, datang sekali mengkritik," ujar Luhut.

"Nggak perlulah kita merasa bahwa yang berkuasa sekarang ini di bawah kita. Mungkin saja bapak A, bapak B itu lebih pintar. Tapi sekarang yang berkuasa ini ya sudah," katanya sembari menegaskan dirinya tidak dalam posisi menyerang balik SBY.

TAG TERKAIT :
Berita Center SBY Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Berita Lainnya