Politik

Untuk Ananda Annisa Pohan

Indah Pratiwi - 03/08/2021 09:10
Ditulis Oleh : Wahyu Sutono

Ananda yang cantik, penulis ingin cerita sedikit betapa di republik ini banyak anak bangsa yang tak memiliki kedudukan atau harta berlimpah. Namun mereka peduli kepada sesamanya, seperti yang penulis wakili ini : https://youtu.be/5a_cdSVAF7chttps://youtu.be/ptTFDWqMOmI

Bukan hanya yang ada pada kanal YouTube itu saja Nak, tapi masih banyak sekali anak bangsa yang bagi penulis sangat luar biasa, karena mereka melakukan sesuatu yang nyata berguna bagi masyarakat yang tengah membutuhkan. Hal itu sudah penulis ulas sebelumnya.Jangan ditanya lagi dengan para selebritas seperti halnya Agnez Mo yang bekerja sama dengan Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), yang mendirikan Rumah Sakit Lapangan untuk memberikan Vaksin kepada warga sekitar. Begitu pun berbagai komunitas, dan disusul para Mahasiswa di Jawa Tengah yang aktif berkontribusi sesuai latar belakangannya

.Lalu tentu saja para pengusaha yang menyisihkan hartanya, bahkan ada yang memberikan wasiat hingga 2 triliun rupiah untuk membantu dalam penanganan Covid-19. Nah sikap terpuji itu belum dilakukan oleh para elite politik, kecuali oleh para kader PSI, dan tentu segelintir pejabat publik di daerah. Kalau yang sekedar berbagi nyinyir saja sih banyak, bahkan ada yang manja minta fasilitas isoman di hotel berbintang, dan ada yang minta dibuatkan rumah sakit khusus bagi mereka.

Padahal, kebersamaan dan empati semua pihaklah yang saat ini sangat dibutuhkan agar bisa segera keluar dari persoalan pandemi ini, dus bukan hanya nyinyir, nyinyir, dan nyinyir tanpa ada kontribusi apapun bagi bangsa dan negara. Karena sehebat apapun pemerintah pusat berjibaku melawan si Covid, tanpa peran serta warganya, tentu amat sangat berat sekali.

Jangankan Indonesia yang hanya negara berkembang. Negara maju pun kesulitan, bahkan negara adidaya seperti Amerika, kini menghadapi gelombang pandemi yang lebih sulit lagi. Lalu beberapa negara sudah kembali memutuskan lockdown, dan ekonomi mereka pun terpuruk hingga di bawah Indonesia. Sedangkan sejak diberlakukan PPKM, Indonesia mulai bisa menekan penyebaran Covid, bahkan di Wisma Atlet kini huniannya tersisa 39,9%, dan semoga terus turun.

Ananda Annisa harus menambah wawasan, agar tahu persis perkembangan dunia, hingga bisa bicara yang berbasis data. Dan jangan lupa bahwa Presiden Jokowi tak pernah merugikan keluarga kalian, juga tak pernah memusuhi kalian para elite demokrat. Tapi sungguh ironi bahwa beberapa elite Demokrat hobby sekali nyinyir yang sama sekali tak berbobot, dan tak memberikan pendidikan politik yang baik. Andai pun kalian kecewa karena ananda AHY tidak terpilih sebagai menteri di kabinetnya Presiden Jokowi, ya haruslah besar hati. Pertama, Partai Demokrat kan tidak berkoalisi sejak 2014, dan juga tak pernah mendukung Presiden Jokowi. Kedua, masih banyak anak bangsa yang memiliki kualifikasi yang sesuai kebutuhan. Sedangkan AHY kan belum punya pengalaman di lingkungan birokrasi.

“Saran penulis, sebaiknya ananda belajar banyak kepada Selvi Ananda, agar bisa lebih paham bagaimana menjadi pendamping seorang pemimpin muda yang elegan, dan tidak baperan. Janganlah hanya bisa sebatas nyinyir, namun ketika dikritisi dibalas dengan main blockir, dan sang suami ngajak perang BuzzeRp yang nggak jelas juntrungannya.”

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

TAG TERKAIT :
Annisa Pohan SBY Baper Tukang Nyinyir Keluarga Cikeas Annisa Pohan Jual Ayat Keluarga Cikeas Tukang Nyinyir Cikes Tukang Hoaks Cikeas Tukang Hoax Annisa Pohan Jualan Ayat Anies Dan Annisa Jualan Ayat

Berita Lainnya