News

Anies soal Aturan Wajib Vaksin Ditempat Makan : Melanggar, Pengelola Kena Sanksi!

Aisyah Isyana - 03/08/2021 15:44

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewanti-wanti agar aturan wajib vaksinasi saat ditempat makan dapat ditaati. Terkait penegakkannya, Anies menyebut pihak pengelola akan dikenakan sanksi jika kedapatan menerima karyawan dan pembeli yang belum divaksin COVID-19.

"Jadi saya ingin garis bawahi, di Jakarta ada kewajiban menggunakan vaksinasi untuk perlindungan kita," ujar Anies saat meresmikan layanan vaksinasi mobil keliling Sentra Vaksinasi Serviam di SD Santa Ursula, Jakarta Pusat, Selasa (3/8/2021).

Baca juga :

"Jadi begini, ketentuan tentang pembukaan aktivitas itu mengikuti ketentuan ada kebijakan dalam PPKM. Nah, kita di Jakarta menambahkan harus sudah memiliki vaksinasi," tambahnya.

Dia berharap pengelola warung makan dapat bertanggung jawab mengawasi pengujung makan, dalam hal ini meminta agar pengunjung menunjukkan bukti surat sudah divaksin. Dia juga meminta agar para karyawan di warung juga sudah mendapat vaksin.

"Pengelola bertanggung jawab bahwa semua yang berada di premisnya, baik itu karyawan maupun tamu harus sudah tervaksinasi. Kalau tidak, pengelolanya yang kena sanksi, tidak boleh mengizinkan orang belum vaksin masuk, karena itu berisiko," kata Anies.

Lebih lanjut, Anies menebut masyarakat yang sudah mendapat vaksin, tak berarti dapat bebas berpergian kemana saja. Dia meminta semua pihak tetap disiplin mengutamakan penerapkan protokol kesehatan.

"Jadi jangan diartikan kalau sudah dua kali vaksin lalu bebas bepergian ke mana saja, jadi protokol kesehatan harus tetap diikuti. Jadi prinsip untuk mencegah penularan, 5M itu harus ditaati, tapi ada aktivitas yang menjaga jarak itu sulit," tutur Anies.

TAG TERKAIT :
Gubernur DKI Jakarta Pemprov DKI Jakarta Anies Baswedan Warteg Vaksinasi Keliling Aturan Wajib Vaksi Ditempat Makan

Berita Lainnya