News

Langkah Kemedagri Cegah Kejadian Warga Tak Bisa Vaksin Karena NIK Digunakan Orang

Aisyah Isyana - 04/08/2021 12:56

Beritacenter.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) angkat bicara soal ramai warga yang mengaku tak bisa vaksinasi lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya digunakan orang lain. Menyikapi hal itu, Kemendagri akan melakukan integrasi data agar kejadian seperti ini tak terjadi lagi kedepannya.

"Kami juga sudah rapatkan untuk mencegah hal tersebut berulang," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh kepada wartawan, Rabu (4/8/2021).

Baca juga :

Zudan menyebut adanya kasus itu juga sudah dibahas dalam rapat bersama sejumlah instansi terkait. Menurutnya, dalam rapat itu juga telah disepakati jika data vaksin harus bersumber dari NIK Dukcapil.

"Kami juga sudah rapatkan untuk mencegah hal tersebut berulang. Kemarin dengan Kemkes, Kominfo, BPJS Kesehatan, dan Telkom bersama Dukcapil. Kita semua sepakat untuk data vaksin harus bersumber dari NIK Dukcapil," tutur dia.

Guna mencegah hal itu terlulang, Kemendagri bersama instansi-instansi terkait pada 6 Agustus 2021 nanti akan menandatangani perjanjian kerja sama untuk pengitegrasian data.

"Dan untuk itu tanggal 6 hari Jumat besok akan di tandatangani PKS dengan Pcare BPJS Kesehatan dan Peduli Lindungi Kominfo serta Kemkes, dengan Dukcapil untuk integrasi data dengan NIK Dukcapil," ungkap Zudan.

Tak hanya itu, Zuda juga menyebt Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pelacakan terhadap penyalahgunaan NIK ditempat vaksinasi. "Kemkes nanti yang melacak penyalahgunaan NIK tersebut di tempat vaksin," ujarnya.

Sekedar diketahui, seorang warga di Jakarta Selatan menceritakan pengalamannya sulit untuk mendapat vaksinasi COVID-19. Adapun hal itu terjadi lantaran NIK-nya telah terdaftar atas nama orang lain yang telah divaksin.

Hal itu terungkap saat Ami (44) beserta suaminya hendak melakukan vaksinasi dan mendaftarkan diri melalui JAKI, pada 19 Juli 2021 lalu. Menurutnya, registrasi melalui JAKI sudah berhasil, hanya saja terdapat kendala saat proses registrasi ulang di lokasi vaksinasi.

Ami menyebut dirinya berhasil melakukan registrasi ulang dan mendapat vaksinasi. Namun, sang suami harus tertahan, lantaran NIK-nya disebut telah terdaftar atas nama orang lain dengan status telah divaksinasi.

TAG TERKAIT :
Kemendagri NIK Virus Corona Vaksin Covid-19 Vaksinasi Covid-19 Dukcapil Kemendagri

Berita Lainnya