News

Warga Bekasi Tak Bisa Vaksin Karena NIK-nya Dipakai WNA, Ternyata Ini Penyebabnya..

Aisyah Isyana - 04/08/2021 22:31

Beritacenter.COM - Warga Bekasi bernama Wasit Ridwan sempat tak bisa mengikuti vaksinasi, lantaran nomor induk kependudukannya (NIK) digunakan warga negara asing (WNA). Polisi turut membenarkan soal WNA yang sudah vaksinasi menggunkan NIK warga Bekasi di KKP Tanjung Priok.

"Kita bantu KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) untuk menelusuri apakah ini ada kesalahan administratif atau ada dugaan peristiwa lain," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis saat dihubungi, Rabu (4/8/2021).

Baca juga :

Terkait hal itu, Kholis menyebut pihaknya telah mengklarifikasi soal hal itu kepada Wasit Ridwan yang NIK-nya digunakan WNA untuk vaksinasi. Saat ini, warga Bekasi itu telah diklarifikasi dan permasalahannya telah menemui titik terang. Warga Bekasi itu pun sudah mendapat vaksinasi.

"Untuk yang sudah kita lakukan itu kita sudah konfirmasi ke warga Bekasi tersebut dan yang bersangkutan sudah mendapatkan vaksinasi di Bekasi," ujar Kholis.

Sementara itu, WNA yang diketahui menggunakan NIK warga Bekasi itu diketahui bernama Lee In Wong, yang merupakan warga negara Korea Selatan. Akar dari masalah ini terjadi ternyata karena Wong salah dalam menginput data NIK miliknya.

"Telah dilakukan wawancara terhadap Lee In Wong yang menyatakan yang bersangkutan telah salah meng-input data NIK pada saat mendaftar vaksin di KKP Tanjung Priok," jelas Kholis.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata NIK Lee In Wong dan warga Bekasi Wasit Ridwan sangat mirip. Perbedaan NIK keduanya hanya pada nomor terakhir. "Perbedaan di angka terakhir yang seharusnya angka 8 tetapi di-input angka 1,"ujar Kholis.

Sementara itu, Kholis menyebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak KKP Pelabuhan Tanjung Priok. Dia menyebut pihaknya tak menemukan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan petugas setempat. Pasca kejadian ini, pihak KKP pun telah melakukan kesalahan input data NIK yang sempat membuat Wasit tak bisa divaksin.

"Telah dilakukan koordinasi dengan pihak KKP Tanjung Priok dan KKP Tanjung Priok akan membantu proses pembetulan kesalahan input data NIK tersebut ke Pusat Data Informasi Kemenkes. Sehingga Wasit Ridwan dapat melakukan vaksin dan mendapatkan sertifikat," terang Kholis.

TAG TERKAIT :
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Pandemi COVID-19 Vaksin Covid-19 Vaksinasi Covid-19 NIK Digunakan Orang saat Vaksin WNA Divaksin

Berita Lainnya