News

Ingatkan Momen Wisma Atlet Hampir Kolaps, Jokowi : Alhamdulillah BOR Sekarang 29%

Aisyah Isyana - 26/08/2021 17:28

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat bersyukur bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi COVID-19 nasional dapat menurut drastis. Meski sudah turun, Jokowi tetap mengingatkan agar masyarkaat taat prokes.

"Alhamdulillah BOR kita pada hari ini, BOR nasional sudah turun menjadi 29%. Ini patut kita syukuri," kata Jokowi dalam sambutannya saat Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, yang disiarkan secara virtual, Kamis (26/8/2021).

Jokowi juga menyinggung soal BOR nasional pada Desember 2020 lalu, yang kala itu berada diangka 68%. Kemudian BOR nasional pun sempat turun menjadi 29%, kemudian kembali naik hingga 80%, karena merebaknya virus Corona varian Delta.

"Melompat karena varian Delta di pertengahan Juli 18 Juli hampir 80% dan beberapa rumah sakit sudah mencapai 100%," ujarnya.

Untuk itu, Jokowi mengaku sangat bersyukur Indonesia dapat melewati masa-masa sulit Corona varian Delta. Terlebih, BOR nasional juga sudah kembali turun menjadi 29%.

"Ini patut kita syukuri. Yang biasanya saya pakai untuk patokan itu adalah BOR di Wisma Atlet. Dulu September, pernah September tahun lalu pernah mencapai 92%. Turun, turun, turun, di Mei pertengahan 18 Mei itu berada di angka 15%. Tapi melompat di akhir Juni 2021 30 Juni bahkan mencapai 91%, 91%," tutur Jokowi.

"Mungkin diteruskan 2 minggu kalau kenaikannya tetap. Sudah pasti Wisma Atlet akan kolaps. Alhamdulillah tadi pagi saya cek sudah berada di angka 12% BOR-nya," lanjutnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut penurunan kasus COVID dan penurunan BOR nasional adalah hal yang patut untuk disyukuri. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan taat prokes ditengah ketidakpastian paparan virus Corona yang sulit diprediksi.

"Angka-angka seperti ini ini tetap kita harus bersyukur. Tapi tetap harus waspada dan penuh kehati-hatian dalam memutuskan setiap policy yang ada. Karena barang ini sulit diduga barang ini sulit diprediksi dan penuh dengan ketidakpastian yang namanya COVID, apalagi yang namanya varian Delta," ungkap Jokowi.

TAG TERKAIT :
Presiden Jokowi Virus Corona Pandemi COVID-19 Corona Varian Delta BOR Nasional

Berita Lainnya