Politik

Tak Mau Kalah soal Jokowi Dipuji Jenius, PD : Kami Teringat Pujian ke SBY 2012 Lalu

Kami mengapresiasi pujian Kishore Mahbubani terhadap Presiden Jokowi. Ini mengingatkan kami atas pujian darinya yang pernah disampaikan kepada Pak SBY pada tahun 2012 yang lalu

Aisyah Isyana - 08/10/2021 13:25

Beritacenter.COM - Partai Demokrat angkat bicara soal Presiden Jokowi yang mendapat pujian sebagai sosok jenius dari Profesor Singapura, Kishore Mahbubani. Terkait hal itu, Demokrat turut menyinggung soal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga pernah mendapat pujian.

"Kami mengapresiasi pujian Kishore Mahbubani terhadap Presiden Jokowi. Ini mengingatkan kami atas pujian darinya yang pernah disampaikan kepada Pak SBY pada tahun 2012 yang lalu," kata Deputi Bappilu Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, dalam keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Menurutnya, Profesor Kishore Mahbubani juga pernah memuji SBY. Tak hanya itu, Kamhar juga menyebut pujian itu juga datang dari tokoh lainnya, dimana SBY disebut mampu membawa Indonesia menangani krisis ekonomi yang terjadi saat itu.

"Saat itu tak hanya dari Kishore Mahbubani, pujian juga datang dari George Soros terhadap penanganan ekonomi Indonesia yang berhasil mengantisipasi dan mengatasi krisis ekonomi global pada 2008 dan mengungkapkan keyakinannya terhadap trend pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang mengalami super boom pertumbuhan ekonomi akan berkelanjutan," jelasnya.

Kamhar bahkan menyebut kala itu Kishore Mahbubani menyebut prestasi SBY sebagai kisah terbesar sepanjang masa. Kala itu, Kamhar menyebut pujian terhadap SBY diberikan berkaitan dengan transformasi hingga pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat itu.

"Sementara Kishore Mahbubani selain memuji kemampuan Indonesia mengatasi krisis, juga mengatakan bahwa pemerintahan Presiden SBY berhasil melakukan transformasi yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan signifikan telah melahirkan kelas menengah baru. Mahbubani menegaskan apresiasi atas prestasi Presiden SBY ini dalam pernyataan 'ini menjadi kisah terbesar sepanjang abad'," lanjutnya.

Sementara itu, Kamhar menilai pujian terhadap Jokowi sebagai sosok jenis, disebutnya karena kemampuannya merangkul lawan politik, Prabowo Subianto. Dia juga mengapresiasi Jokowi yang berhasil menghindari perpecahan di masyarkaat dengan merangkul Prabowo masuk ke dalam kabinet.

"Tak banyak dalam sejarah, jika pun ada peristiwa seperti ini. Keberhasilan mengubah 'pesaing' menjadi 'pembantu' atas nama dan dalam semangat persatuan Indonesia. Kepiawaian Presiden Jokowi ini dipandang berhasil menghindarkan pembelahan dan perpecahan di masyarakat. Tentunya kita semua berharap persatuan yang terjadi di masyarakat bersifat substantif bukan semu," ujarnya.

TAG TERKAIT :
Jokowi Susilo Bambang Yudhoyono Partai Demokrat SBY Jokowi Pemimpin Jenius Kishore Mahbubani Profesor Singapura

Berita Lainnya