Kesehatan

Lembaga Penelitian Kesehatan AS Estimasikan 31% Wilayah RI Kebal Varian Delta

Aisyah Isyana - 08/10/2021 13:55

Beritacenter.COM - Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) yang merupakan pusat lembaga penelitihan kesehatan global independen di Universitas Washington, Amerika Serikat, mengestimasikan 31% wilayah di Indonesia sudah memiliki antibodi varian Delta. Adapun hal itu dilihat berdasarkan perhitungan populasi dan jumlah orang yang divaksinasi COVID-19.

"Asumsi perlindungan terhadap infeksi varian Delta yang diberikan oleh infeksi alami, vaksinasi, atau keduanya, kami memperkirakan bahwa 31 persen dari wilayah kebal terhadap varian Delta," ungkap laporan yang dirilis per 1 Oktober 2021.

Terkait hal itu, para peneliti memperkirakan akan ada 36% orang yang kebal terhadap varian Delta di Indonesia pada 1 Januari mendatang. Meski begitu, perhitungan itu tak menurunkan perkiraan berkurangnya kekebalan akibat infeksi alami hingga dari vaksin.

"Model kami juga memproyeksikan bahwa pada 1 Januari, 36 persen warga kebal terhadap varian Delta, karenanya lonjakan tetap mungkin terjadi," lanjut IHME.

Selain itu, para peneliti juga memproyeksikan soal kemungkinan Indonesia yang akan mencatat kumulatif 145 ribu kematian pada 1 Januari mendatang. Dimana kematian harian COVID-19 juga diperkirakan menurun menjadi 20 orang per-hari.

Kendati begitu, angka itu diprediksi bisa lebih rendah lagi jika disiplin penggunaan master dapat dipatuhi hingga 95%. Dimana kemungkinan ada penambahan 770 kematian sampai 1 Januari medatang.

Sementara skenario terburuknya, akan ada 151 ribu kematian kumulatif hingga 1 Januari nanti. Dimana angka kematian yang dilaporkan setiap hari dalam skenario terburuk, akan menyentuh 50 orang per 21 Oktober 2021.

TAG TERKAIT :
Amerika Serikat WHO Virus Corona Covid-19 Varian Delta IHME University Washington

Berita Lainnya