Kesehatan

Heboh Virus Yezo di Jepang yang Picu Penurunan Trombosit-Gangguan Hati, Bagaimana di RI?

Aisyah Isyana - 11/10/2021 19:50

Beruitacenter.COM - Belakangan ini, Jepang sempat dihebohkan dengan kemunculan virus baru. Virus yang mewabah di Jepang itu adalah virus Yezo, yang dapat membuat pasien mengalami keluhan gejala demam, penurunan trombosit dan sel darah putih, serta gangguan fungsi hati.

"Setidaknya tujuh orang telah terinfeksi virus baru ini di Jepang sejak 2014," kata Dr Keita Matsuno, ahli virologi di Institut Internasional untuk Pengendalian Zoonosis di Universitas Hokkaido, dikutip dari Sci News, Senin (11/10/2021).

Dikatakan pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman, virus ini bisa saja kemungkinan sudah menyebar di Indonesia, hanya saja tak terdeteksi. Meski begitu, Dicky menyebut virus Yezo tak berpotensi menjadi pandemi.

Dicky justru mewanti-wanti Indonesia untuk mewaspadai virus zoonotik di RI yang berpotensi jadi pandemi berikutnya, ketimbang menghawatirkan virus baru yang menular melalui kutu.

Dia menilai, bukan hal yang mustahil jika hal itu terjadi dalam beberapa tahun mendatang pasca pandemi COVID-19 mereda. Menurutnya, bisa saja virus zoonotik akan mengancam Indonesia, mungkin sekira 10 tahun pasca pandemi covid berakhir.

"Pesan pentingnya sebetulnya ancaman penyakit virus zoonotik itu semakin besar, bisa menimpa manusia. The next pandemi itu bisa tidak lama lagi, misalnya setelah 10 tahun pandemi COVID-19 selesai, karena perilaku manusia sendiri," sambung Dicky.

"Semakin alam liar ini diterabas batasannya, keseimbangan kesehatan alam lingkungan hewan dan manusia ini tidak dijaga, semakin besar adanya potensi penyakit yang lompat dari binatang ke manusia," pungkas dia.

TAG TERKAIT :
Jepang Kutu Pandemi Virus Baru Epidemiolog Virus Yezo Trombosit

Berita Lainnya