Kriminal

BNN soal Peredaran Narkoba di Kampus USU : Lebih Kurang Sudah Berjalan 4 Bulan

Aisyah Isyana - 11/10/2021 20:24

Beruitacenter.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara membongkar peredara narkoba di kampus FIB USU, yang disebut telah terjadi sejak 4 bulan lalu. Dari hasil penggerebekan yang dilakukan, BNN menyita ratusan paket ganja.

"Jadi memang sudah berjalan lebih-kurang, kalau interogasi kami, 4 bulan," kata Kepala BNNP Sumut Brigjen Toga Panjaitan di Medan, Senin (11/10/2021).

Dalam kasus ini, Toga menyebut ada sebanyak 31 orang yang diamankan dari Kampus FIB USU yang dinyatakan pisitif narkoba berdasarkan hasil test urine. Dari puluhan orang yang ditangkap, satu diantaranya diduga sebagai pengedar.

"Tersangkanya ini memang dia selalu yang mengirim barang. Jadi yang dikirim ini saya lihat sudah dipaket-paketin sebanyak 118 paket. Ini siap jual di situ. Jadi adik-adik kita mahasiswa tinggal menggunakannya saja. Cuma pada saat penggerebekan memang barang itu belum ada pada adik-adik kita ini. Masih ada di dalam genggaman si tersangka ini, si pengedar," sebut Toga.

Dalam menjalankan aksinya, JHS diduga menjual satu paket ganja dengan harga Rp50 ribu ke para mahasiswa. Saat ini, BNN masih melakukan pengusutan terhadap jaringan pengedar ganja tersebut.

"Harga satu paket kecil Rp 50 ribu. Untuk sementara sumber barang itu dari daerah Provinsi Aceh. Kita akan kembangkan ke sana," ucap Toga.

"Kebetulan saja ya mereka berkumpul di situ. Jadi bukan tempat strategis, kebetulan anak-anak ini korban penyalah guna mungkin sering berkumpul di situ. Jadi yang pengedar ini tahu siapa pemakai di situ ya dijualnya di situ," sambungnya.

Dengan terbongkarnya kasus ini, Toga menghaturkan terima kasih ke pihak USU yang telah memberikan informasi ke BNN. Dia berharap kedepannya perguruan tinggi lainnya juga langsung melapor jika ada dugaan peredaran narkoba di lingkungan kampus.

"Kami berterima kasih ke Rektorat USU telah memberi informasi ini. Berarti kerja samanya sudah baik. Kami berharap tidak hanya USU, termasuk perguruan tinggi lain jika memang ada mahasiswanya yang terlibat masalah narkotika kami berharap segera melapor ke kami. Biar kita tangani, bisa ambil langkah-langkah demi kebaikan semua," sebut Toga.

Sekedar diketahui, penggerebekan dilakukan BNN di kampus FIB USU pada Sabtu (9/10/2021). Dalam penggerebekan itu, ada sebanyak 47 orang yang diamankan petugas. Dari hasil tes urine yang dilakukan, 31 diantaranya dinyatakan positif ganja, sementara 16 lainnya negatif.

"Jadi saat razia, kami menemukan 47 orang di TKP, kami tes urine, 31 positif menggunakan ganja. Sedangkan yang 16 negatif tidak kami bawa ke kantor," sebut Kepala BNNP Sumut, Toga Panjaitan.

Dari penggerebekan yang dilakukan, petugas juga mengamankan barang bukti ganja yang didapat dari salah satu orang yang diamankan, yakni JHS. Kepada petugas, JHS mengaku mendapat ganja itu dari seorang wanita berinisial D.

Berbekal informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan dan menangkap D. "Kami kejar, hari Minggu, kami tangkap D bersama teman lakinya FAY, di Jalan Cemara Ujung," ucap Toga.

Lebih lanjut, Toga menyebtu JHS, D, dan FAY ditangkap dan dijerat sebagai pengedar. Sementara 30 orang lainnya yang juga ditangkap di Kampus FIB, diduga merupakan penyalahgunaan narkoba. Puluhan orang yang diamankan itu rencananya akan direhabilitasi.

TAG TERKAIT :
Ganja BNN Berita Kriminal Indonesia USU Universitas Sumatera Utara Ganja di Lingkungan Kampus

Berita Lainnya