Nasional

Kemenag: Hari Peringatan Maulid Nabi Tetap, Liburnya yang Digeser

Lukman Salasi - 12/10/2021 15:35

BeritaCenter.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menjawab MUI yang mempertanyakan dan tidak setuju hari libur keagamaan atau Maulid Nabi SAW digeser.

Kemenag menegaskan penggeseran hari libur Maulid Nabi semata-mata untuk melindungi masyarakat dari pandemi Corona.

"Kebijakan terkait digesernya hari libur itu atas dasar pertimbangan-pertimbangan agar tidak terjadinya penyebaran atau penularan COVID-19," kata Stafsus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz, Selasa (12/10/2021).

Menurut Gus Alek ini, jika hari libur Maulid Nabi Muhammad tidak digeser atau tetap tanggal 19 Oktober 2021, ada potensi masyarakat akan mengambil cuti pada hari sebelumnya, yakni Senin, 18 Oktober 2021. Jika hal itu terjadi, kata dia, bisa muncul potensi kerumunan masyarakat.

"Maka liburnya digeser tanggal 20 Oktober, akan tapi hari Maulid Nabi tetap peringatannya tanggal 19 Oktober, jadi liburnya aja yang digeser, itu bentuk kesepakatan antara Menteri Agama, kemudian Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB, di bawah Kemenko PMK," ujarnya.

Sebelmnya, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis mempertanyakan alasan pemerintah dalam hal ini Kemenag yang telah menggeser Hari Libur Keagamaan atau Maulid Nabi 2021. Menurutnya, hal tersebut sudah relevan karena situasi COVID-19 sudah membaik dan terkendali.

TAG TERKAIT :
MUI Berita Center Kemenag Hari Libur Keagamaan Hari Libur Maulid Nabi 2021

Berita Lainnya