Politik

PKS Ajak Mantan Pegawai KPK Pecatan Firli Gabung ke Partainya

Baharuddin Kamal - 15/10/2021 10:00
Gedung Partai Keadilan Sejahtera.

Beritacenter.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak seluruh mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bergabung ke partai berlogo pohon beringin ini.

Hal ini dikatakan langsung oleh Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi setelah Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang berkeinginan membuat partai politik.

"Terkait adanya wacana para eks pegawai KPK yang diberhentikan karena tidak lolos TWK untuk mendirikan parpol sebagai salah satu pilihan kiprahnya, PKS meresponnya dengan menawarkan mereka untuk bergabung saja ke PKS," kata Nabil dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Dia menuturkan, membuat partai politik baru bukanlah hal yang mudah. Sehingga lebih baik pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) ini bergabung ke partai yang dikomandoi oleh Ahmad Syaikhu tersebut.

“Meski mendirikan parpol adalah hak konstitusional warganegara, bagi kami daripada membangun parpol baru, kami mengajak kepada para eks Pegawai KPK yang diberhentikan karena tidak lolos TWK untuk bergabung dengan PKS,” katanya.

“Membangun partai itu tidak mudah, memerlukan proses yang panjang, ketokohan, jaringan serta modal finansial yang besar,” tambahnya.

Nabil juga menuturkan, PKS mempunyai visi yang sama dengan para eks pegawai lembaga antirasuah tersebut dalam hal pemberantasan korupsi. Sehingga kehadiran mereka akan memperkuat partai berlogo bulan sabit kembar ini.

“Toh kami melihat bahwa visi pemberantasan korupsi juga menjadi visi PKS, karenanya dengan bergabung dengan PKS dapat memperkuat visi bersama ini demi Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang mengungkapkan keinginannya membuat partai politik.

Menurut dia, partai politik merupakan kendaraan strategis dalam sistem demokrasi yang bisa mewujudkan perubahan besar yakni Indonesia bebas dari korupsi.

Pegawai yang dipecat karena dinyatakan tak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) itu paham membuat partai politik perkara yang sulit. Namun, ia menilai itu harus dicoba di tengah persepsi publik yang banyak mengkritik partai politik saat ini.

TAG TERKAIT :
Berita Center PKS Partai Keadilan Sejahtera Pegawai KPK Pegawai Pecatan KPK

Berita Lainnya