Politik

Rocky Gerung Anggap Ganjar-Puan Bodoh Bagi Milenial, PDIP : Asal Bacot!

Tapi kalau dikaitkan dengan milenial dengan cakupan abstraksi kekiniannya yang lagi mencari dan membentuk diri, agaknya Rocky Gerung, yang terkenal cerdas dan kritis dan tidak sopan dalam berkomunikasi itu, kali ini terkesan asal ngebacot

Aisyah Isyana - 17/10/2021 14:46

Beritacenter.COM - Rocky Gerung menyinggung soal kekonyolan panggung politik nasional, khususnya soal capresi 2024. Dia menyoroti kekonyolan politik, yang dalam hal ini upaya mendongkrak elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Ketua DPR Puan Maharani.

Hal itu diungkapkan Rocky dalam diskusi ''Memprediksi Kemunculan Capres ala Pembagian Wilayah Penanganan Covid (Jawa Bali - Non Jawa Bali)' yang digelar KedaiKOPI, Jumat (15/10). Rocky menyinggung soal kaum Milenial Indonesia yang disebutnya heran dengan isu politik dan kekonyolan-kenyolan politik di tanah air.

"Saya berdiskusi dengan kaum milenial. Mereka mendengar kekonyolan-kekonyolan dalam politik kita, banteng vs celeng. Dia bingung," katanya.

Menurutnya, kaum milenial perlu mendapat figur tokoh yang dapat unjuk gigi dari segin akademis, salah satunyanya soal gender quality hingga human rights.

"Kok kita nggak denger ya Puan ngomong itu. Om yang rambutnya kayak bintang film putih itu, Ganjar Pranowo, ngomong itu. Kok kita nggak lihat Kang Emil ngomong. Society 5.0 isinya intellectuality, human rights, gender equality. Mereka nggak dapet itu," imbuh dia.

Untuk itu, Rocky menilai upaya mendongkrak elektabilitas Ganjar dan Puan adalah hal yang konyol. Menurutnya, kaum milenial berharap memiliki sosok calon presiden yang concern pada gender equality hingga demokrasi.

"Jadi konyol kita berupaya menaikkan elektabilitas Ganjar, padahal bagi milenial itu orang bodoh. Demikian juga Puan. Sama, mereka anggap ini orang nggak ngerti. New grammar of world's politic adalah gender equality, democracy, human rights," ujar Rocky Gerung.

Respon PDIP soal Pernyataan Rocky Gerung

Menanggapi pernyataan Rocky, kader senior PDIP Bima Arya menyebut anggapan itu tetap tergantung pada sudut pandang masing-masiong orang. Dengan begitu, dia menilai tak bisa Rocky menyimpulkan begitu saja dua kader PDIP itu bodoh.

"Soal bodoh dan pintar itu tergantung dari sudut mana melihat dan mengategorikannya. Tentu dengan masing masing dimensinya," kata Aria Bima di Solo, Jumat (15/10/2021) malam.

Aria Bimo menilai Rocky Gerung yang terkenal kritis dan tidakn sopan dalam berkomunikasi ini hanya asal bicara. Menurutnya, Rocky Gerung memiliki kecenderungan untuk terus tampil di media, sehingga mengeluarkan ungkapan yang terkesan mencari-cari masalah.

"Tapi kalau dikaitkan dengan milenial dengan cakupan abstraksi kekiniannya yang lagi mencari dan membentuk diri, agaknya Rocky Gerung, yang terkenal cerdas dan kritis dan tidak sopan dalam berkomunikasi itu, kali ini terkesan asal ngebacot," tuturnya.

"Karena itu jadi gila mencari-cari masalah. Rocky adiktif atau kecanduan tampil di medsos, ya anggap saja dia gila. Itu asumsi saya," tandasnya.

TAG TERKAIT :
PDIP Ganjar Pranowo Puan maharani Aria Bima Rocky Gerung Capres 2024 Pilpres 2024

Berita Lainnya