Opini

Teroris Harus Dilawan Bukan Dibela

Indah Pratiwi - 20/11/2021 10:20
Ditulis Oleh : Abdulloh Faizin

Paradigma tuntutan pembubaran densus yang digemborkan oleh oknum MUI dan politisi kemarin, sejatinya pledoi/pembelaan samar kepada pelaku radikalisme dan terorisme yang bersarang di tubuh MUI. Eksistensi radikalis teroris yang menyusup di MUI bagai akar serabut yang sulit di bersihkan dan sepertinya harus dipatahkan sampai pokoknya.


Alhasil setelah tuntutan itu digulirkan ternyata muncullah berita penangkapan sesudahnya. Inilah causalits yang tidak terelakkan. Tidak ada ulama teroris dan tidak ada teroris Ulama. Para teroris itu banyak menyaru, berpura-pura sok alim dan berperilaku seakan-akan dia membela agama. Jika dia memahami agamanya secara jelas, tidak ada sedikitpun ajaran dalam Islam tentang radikalisme apalagi terorisme.

Bagaimana bisa nalar-nalar yang berhubungan dengan terorisme bisa disampaikan atau bahkan tertanam dalam kepalanya? Islam mengajarkan larangan membenci apalagi hingga ke soal terorisme. Penangkapan salah satu anggota MUI oleh Densus 88 memang harus kita tunggu bagaimana perkembangannya. Tentu menangkap seorang anggota Fatwa MUI bukan perkara main-main. Densus pasti juga memiliki pertimbangan matang dan jeli untuk menentukan seseorang diduga terkait terorisme atau tidak.

Jika masih ada yang melabeli teroris adalah ulama maka ia telah menjadi pembelanya dan berbohong atas nama Agamanya. Mereka yang memang radikal dan melakukan teror atas nama dan berbaju Agama bukan ulama, maka harus kita lawan dan tidak usah dibela.

TAG TERKAIT :
Terorisme Densus 88 Polri Dukung Densus 88

Berita Lainnya

Social Toxic

Opini 13/01/2022 14:30