Politik

Pakar Sebut Kans Prabowo-Puan di Pilpres 2024 Masih Kecil

Lukman Salasi - 22/11/2021 16:08
Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

BeritaCenter.COM – Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, terlihat semakin mesra dengan Ketum PDIP, Megawati Suokarnoputri dan Puan Maharani dalam banyak kesempatan.

Bahkan, Prabowo dan Puan digadang-gadang akan berpasangan di Pilpres 2024 nanti. Namun, menurut pakar ilmu politik Paramadina atau pendiri lembaga KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensat), kans keduanya untuk berpasangan sebagai Capres-Cawapres masih kecil.

"Kalau tadi dikatakan pertanyaan seberapa besar kans Prabowo-Puan di 2024, per hari ini, masih kecil," kata Hendri Satrio, Senin (21/11/2021).

Hensat menyebut Prabowo harus bisa meyakinkan PDIP untuk bisa kembali menang di 2024.

"Kalau dari sisi pengamatan per hari ini kansnya lebih ke bagaimana Prabowo bisa buktikan bahwa dia cukup berharga untuk dipasangkan dengan calon dari PDIP,” ujarnya.

Sedangkan untuk Puan sendiri, Hensat memberikan apresiasi atas kinerja keras Puan untuk menaikan popularitas dan elektabilitasnya.

“Mbak Puan sekarang berusaha keras sekali untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya, minimal untuk mengejar ketertinggalan dari Prabowo, Anies, dari Ganjar, itu harus diapresiasi," ucapnya.

Prabowo dinilai harus membuktikan diri lantaran PDIP sebetulnya bisa maju sendiri di 2024.

"Kenapa? Karena PDIP sendirian saja bisa, nggak harus dengan Prabowo, bisa dengan Anies, bisa dengan Erick Thohir, bisa dengan Sandiaga Uno, bisa dengan siapapun, bahkan Ganjar Puan pun bisa didorong PDIP sebagai satu-satunya parpol yang bisa sendirian. Jadi jangan mentang-mentang kemudian Prabowo elektabilitas lebih tinggi dari Puan dianggap lebih punya role untuk menentukan, tidak, penentuan tetap di PDIP," jelasnya.

Hensat mengungkap Prabowo harus membuktikan diri lantaran belum bisa mengangkat elektabilitasnya sendiri. Padahal, kata dia, Prabowo merupakan mantan capres dan mantan cawapres.

"Pak Prabowo belum mampu mengangkat elektabilitas dia di beberapa survei kedaiKOPI, baru segitu aja. Dengan sebagai mantan capres 2 kali plus 1 kali calon wakil presiden seharusnya dia punya elektabilitas jauh lebih dari itu apa lagi 2024 ini kosong. Itu pertama, Prabowo belum berhasil angkat elektabilitas dia," ujarnya.

Selain itu, Hensat menilai Prabowo juga belum bisa membuktikan siapa pemilihnya di 2024 selain garis keras Gerindra. Alasan-alasan ini lah yang menurut dia mempersulit kemungkinan Prabowo-Puan terjadi di 2024.

"Pak Prabowo belum bisa tunjukkan siapa pemilih dia nanti selain pendukung garis keras Gerindra, nah itu dia, itu menjadi penting. Pak Prabowo ini kan switch sekarang bagus memang konsolidasi dengan Pak Jokowi, berkoalisi dengan Pak Jokowi, selesai kemarin pertarungan 2019, tapi Pak Prabowo perlu lagi sering menyapa pendukungnya di 2019 untuk yakinkan kembali bahwa dia masih bisa didukung dan dia masih pantas didukung dan dia masih perlu didukung," tuturnya.

TAG TERKAIT :
Gerindra Berita Center PDIP Prabowo Subianto Puan maharani Capres-Cawapres 2024 Kans Prabowo-Puan

Berita Lainnya