Nasional

Waspada! Kelompok Radikal Didukung Dana Besar dan Sangat Sadar Medsos

Lukman Salasi - 25/11/2021 14:17
Kepala BNPT Boy Rafli Amar

BeritaCenter.COM – Kelompok radikal ternyata didukung dana besar dalam menjalan aksinya. Selain itu, mereka aktif menggunakan medsos sebagai salah satu cara untuk merekrut anggota.

Hal ini diungkap oleh Kepala BNPT Boy Rafli Amar saat menjadi pembicara dalam webinar bertajuk 'Dalam Webinar Sinergisitas Pemberantasan Narkoba, Korupsi dan Terorisme untuk Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul di Era VUCA', yang diselenggarakan di Polda Bali, kemarin.

"Kelompok radikal sangat sadar dengan media sosial, mereka pun jadi sistematis karena didukung sumber pendanaan besar, sehingga dengan uang itu mereka melakukan radikalisasi dan aksi terorisme," kata Boy.

Kini, kata Boy, paham radikalisme dan terorisme masuk ke tiap sendi negara ini, termasuk di lembaga negara, lembaga pendidikan, bahkan organisasi keagamaan.

Selain itu, lanjut Boy, terorisme, narkoba dan korupsi merupakan kejahatan transnasional yang saling terhubung. Boy mencontohkan narco-terrorism, yakni aksi terorisme yang didanai dari perdagangan gelap narkoba.

Terorisme dan korupsi juga terkait satu dengan yang lain. Berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat, praktik korupsi pun dapat menjadi pemicu radikalisme dan terorisme.

Untuk itu, Boy menjelaskan, membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa, dalam hal ini BNPT, BNN dan KPK, sebagai leading sector pemberantasan terorisme, narkoba, maupun korupsi.

"Melalui upaya bersama ini potensi ancaman di tiga kejahatan ini akan tereliminasi dengan baik. Kolaborasi ini juga dengan masyarakat luas, menjadi bagian penting agar kita bergandeng tangan dalam menghadapi musuh negara," paparnya.

TAG TERKAIT :
Kelompok radikal Berita Center Kepala BNPT Boy Rafli Amar Dana Besar Sadar Medsos Terorisme-Narkoba-Korupsi

Berita Lainnya