Nasional

Polda Metro Bongkar Kasus Korupsi di Anak Perusahaan BUMN, Uang Rp 8,9 Miliar Disita

Baharuddin Kamal - 26/11/2021 17:59
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Beritacenter.COM - Jajaran anggota kepolisian berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa fiktif di PT Peruri Digital Security (PDS). Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti sebesar Rp8,9 miliar dan memeriksa 40 orang saksi.

Perlu di ketahui PT PDS merupakan anak dari perusahaan BUMN yang bergerak di bidang penyediaan data Storage, Network Performance Monitoring & Diagnotic, Siem dan Manage Service.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, dugaan korupsi proyek pengadaan fiktif terjadi sekitar Maret 2018 sampai Mei 2020. "Kegiatan tersebut secara administratif dokumennya telah dilengkapi tetapi tidak pernah dilakukan proses pengadaan barangnya," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jumat (26/11/2021).

Terkait dugaan tersebut, penyidik kemudian melakukan pendalaman dan memeriksa sebanyak 40 orang saksi. Hingga kini, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Nilai pengadaan tersebut senilai Rp13,17 miliar. Sumber dananya berasal dari kas operasional perusahaan PT. PDS. Sampai saat ini proses pembayaran baru sebesar Rp10 miliar.

Dalam kasus ini, polisi pun telah menyita uang senilai Rp8,95 miliar serta mengamankan barang bukti seperti dokumen kontrak, dokumen serah terima barang, dokumen uji terima barang, dan dokumen pembayaran.

"Telah dilakukan penyitaan uang sebagai barang bukti sebesar Rp8.95 miliar," kata Zulpan.

Atas perbuatannya, Pasal yang bakal disangkakan Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun," pungkas Zulpan.

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Berita Center Kasus Korupsi Kombes Endra Zulpan PT Peruri Digital Security

Berita Lainnya