Peristiwa

Tiga SD di Solo Ditutup Sementara Usai 7 Siswa Dinyatakan Positif Covid-19

Baharuddin Kamal - 26/11/2021 19:40
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Tiga Sekolah Dasar (SD) di Kota Solo ditutup sementara usai ditemukan 7 siswa terpapar virus Covid-19. Penutupan tersebut berlaku mulai Kamis (25/11) hingga beberapa hari ke depan.

Para siswa tersebut dinyatakan positif Covid-19 usai diadakannya survei evaluasi pembelajaran tatap muka tahap 2. Pemerintah Kota Solo yang awalnya telah menyiapkan Ndalem Priyosuhartan Laweyan untuk isolasi terpusat (isoter) bagi para siswa, ternyata mendapat penolakan dari orang tua. Mereka tidak rela jika harus berpisah dari anaknya.

"Mitigasi bagi siswa siswa yang positif saat PTM tetap sama. Untuk siswa yang positif Covid-19 dilakukan karantina," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Jumat (26/11).

Gibran memastikan ketujuh siswa yang positif Covid-19 tersebut dalam kondisi sehat. Mereka terpapar tanpa ada gejala sebelumnya.

Kendati sejumlah siswa terpapar corona, Gibran menegaskan tidak akan menghentikan kegiatan PTM. Menurutnya, kasus yang terjadi tersebut jumlahnya tidak signifikan.
Sehingga kegiatan PTM tingkat kota tetap berjalan seperti biasa.

Terkait penolakan isoter oleh orang tua siswa, Gibran memgaku tidak bisa berbuat banyak. Namun ia tetap mewajibkan mereka melakukan isolasi mandiri.

"Para orang tua siswa yang positif menolak dilakulan masuk isoter. Wong mereka tanpa gejala kabeh (semua). Orang tuanya kurang setuju masuk isoter," jelasnya.

Untuk mengantisipasi penularan, pihaknya terus melakukan tracking. Namun sampai saat ini belum diketahui hasilnya.

“Kami berharap kasus ini tidak seperti klaster PTM di SD Kristen Manahan," tandasnya.

Gibran berharap tidak akan muncul lagi klaster sekolah lainnya. Karena
anak-anak sekolah SD dan TK belum divaksin, sehingga lebih rentan terpapar.

"Anak-anak TK, SD itu kan lebih rentan, karena belum divaksin. Tapi tenang aja, mereka sembuhnya cepat. Wong OTG kabeh tenang saja," pungkas dia.

TAG TERKAIT :
Berita Center Solo Virus Corona Pandemi COVID-19 PTM

Berita Lainnya