News

Polri : Beberapa Teroris MIT Poso yang Ditangkap Telah Baiat ke Pemimpin Baru ISIS

Aisyah Isyana - 17/05/2022 19:25

Beritacenter.COM - Sebanyak 24 tersangka teroris jaringan MIT Poso dan ISIS berhasil dibekuk tim Densus 88 Antiteror Polri. Sebagian dari tersangka teroris itu diketahui telah berbaiat ke pemimpin baru ISIS, Abu Hasan al-Hashemi al-Qurashi.

"Dimana kita ketahui organisasi ISIS sudah memiliki pemimpin yang baru. Jadi beberapa orang ini telah melakukan baiat ke pemimpin ISIS yang baru, yaitu Abu Hasan al-Hashemi al-Qurashi," jelas Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Selasa (17/5/2022).

Selain itu, Ramadhan menyebut para teroris itu juga kerap mengikuti pelatihan-pelatihan dan juga berbaiat ke amirul mukminin.

"Secara umum mereka beberapa kali mengikuti kegiatan i'dad atau pelatihan-pelatihan, kemudian telah melakukan kegiatan baiat kepada amirul mukminin," katanya.

Tak hanya itu, para tersangka teroris ini juga turut membantu menyiapkan logistik amunisi di jaringan itu. Mereka juga berupaya menyembunyikan informasi-informasi kegiatan tersebut.

"Kemudian memberikan dukungan kepada kelompok MIT Poso berupa berencana bergabung bersama kelompok MIT, kemudian membantu penyiapan logistik, termasuk logistik amunisi dan menyembunyikan informasi-informasi terkait dengan kegiatan MIT Poso itu sendiri," beber Ramadhan.

Sekedar diketahui, Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya telah menangkap sebanyak 24 terduga teroris jaringan MIT Poso dan ISIS. Tak hanya menangkap para pelaku, Densus juga mendapati 10 senjata api dan ratusan peluru saat melakukan penggeledahan.

"Dari penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti sebagai berikut, 8 pucuk senapan PCP serta peredam dan penyangga, satu pucuk senapan PCP merah hitam, dan satu pucuk senjata api revolver," kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (17/5).

Selain itu, penyidik juga mendapati dua buah magasin M-16, 244 butir amunisi kaliber 38 spesial, dan dua bungkus peluru mimis. Tak berhenti sampai disitu, penyidik juga mendapati satu buah panah, enam buah anak panah dan 22 bilah senjata tajam jenis parang.

"Empat bilah badik, satu buah pisau lipat, dan 26 unit HP. Ini barang bukti yang telah disita oleh penyidik Densus 88, ini adalah barang bukti yang diamankan dari hasil penggeledahan di rumah tersangka," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
ISIS POLRI Mujahidin Indonesia Timur MIT Teroris MIT Densus 88 Antiteror Polri

Berita Lainnya