Nasional

Jokowi : Kebijakan Dilonggarkan, Diluar Ruangan Atau Outdoor Boleh Tak Pakai Masker

Pertama, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker

Aisyah Isyana - 17/05/2022 20:35

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumukan kebijakan pelonggaran penggunaan masker, atas pertimbangan kondisi COVID-19 yang kian landai di Indonesia. Kini, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diperbolehkan untuk tak memakai masker.

"Pertama, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," ujar Jokowi sebagaimana disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Sementara untuk masyrakat yang berada di ruangan tertutup, Jokowi menekankan agar tetap harus menggunakan masker. Terlebih, terhadap lansia dan orang dengan komorbid juga tetap disarankan agar menggunakan masker.

"Namun kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker. Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," imbuh Jokowi.

Adapun sinyal pelonggara kebijakan pandemi COVID-19 ini sejatinya telah dsampaikan Jokowi, Senin (25/4) lalu. Dimana kala itu Jokowi berbicara terkait kemungkinan Indonesia yang sudah memasuki fase endemi setelah perayaan Lebaran 2022.

Hanya saja, Jokowi tak mau tergesa-gesa dalam menguba status pandemi COVID-19 menjadi endemi. Meski tak menampik jika kasus COVID-19 di Indonesia terpantau rendah, Jokowi kembali mengingatkan soal pentingnya masa transisi.

"Yang pertama memang mudik kita perbolehkan karena melihat angka-angka kasus harian memang sudah sangat rendah. Dan kasus aktifnya kan sudah di bawah 20 ribu. Memang rendah, Tetapi apa pun, ada masa transisi yang kita masih harus hati-hati," ujar Jokowi saat menjawab pertanyaan apakah pemerintah akan mengubah status pandemi menjadi endemi jika mudik Lebaran 2022 berhasil.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan tak ingin Indonesia latah mengkuti negara lainnya terkait status endemi. Dia menyuebut perubahan status menjadi endemi tetap harus melalui berbagai tahapan.

"Saya tidak ingin kayak negara-negara lain, langsung buka masker, ndak. Ini masih ada transisi, kira-kira 6 bulan, kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau untuk di luar ruangan buka masker. Kalau untuk di dalam ruangan, masih tetap pakai masker," ujar Jokowi.

"Ada tahapan-tahapan yang kita tidak perlu tergesa-gesa karena, apa pun, kita punya pengalaman saat Delta seperti apa, saat Omicron seperti apa, sehingga kehati-hatian-kewaspadaan itu tetap harus," sambung dia.

TAG TERKAIT :
Presiden Jokowi Masker Covid-19 Penggunaan Masker Pelonggaran Penggunaan Masker Jokowi Longgarkan Penggunaan Masker

Berita Lainnya