Politik

Signal Jokowi untuk Ganjar Prematur, Terbentur Kepentingan LBP dan Mega

Indah Pratiwi - 25/05/2022 08:53
Oleh : Satria Bagus
FOKUS : Jokowi

Rakernas relawan Pro Jokowi ( PROJO) baru saja dilangsungkan di Magelang Jateng. Acara tersebut juga dihadiri presiden Jokowi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Presiden Jokowi dalam sambutannya sekali lagi mengingatkan kepada para relawan khususnya PROJO untuk tidak kesusu ( tidak buru-buru), walaupun bisa jadi yang akan didukung relawan Projo saat ini berada di sini, kata beliau.

Sinyal yang diberikan Jokowi minimal menjadi harapan bagi para relawan Ganjar Pranowo ditengah tekanan dari elite PDIP. Tetapi sinyal itu sepertinya prematur. Masih lekat dalam ingatan kita saat detik-detik akhir penunjukan cawapres di pilpres 2019 yang lalu. Jokowi hampir 99% deal untuk menunjuk Mahfud MD sebagai Cawapresnya. Acara Deklarasi sudah disusun demikian rapi. Pak Mahfud sudah berganti baju yang sudah disiapkan untuk acara Deklarasi.

 

 

Mobil khusus sudah disiapkan. Ucapan selamat sudah mengalir. Saat mobil pak Mahfud berjalan menuju tempat Deklarasi tiba-tiba ada berita yang mengejutkan, mobil yang membawa beliau di tengah perjalanan diperintahkan untuk kembali ke kediaman. Hanya cukup dalam hitungan menit keputusan itu berubah. Jokowi mendapatkan tekanan yang luar biasa yg akhirnya mengharuskan beliau untuk menerima pak Makruf Amin sebagai Cawapresnya.

Pengalaman pahit inilah yang menghantui pikiran kita para relawan. Saat itu kedudukan pak Jokowi begitu kuat tetapi tetap saja harus takluk di tangan penguasa partai. Saat ini walaupun posisi pak Jokowi juga sangat kuat dengan dukungan relawan beliau yang fanatik tapi jelas bahwa nilai tawar beliau lebih kecil dibandingkan dengan saat pilpres 2019 yang lalu. Untuk itu tugas kita sebagai relawan pak Ganjar untuk terus mengawal momentum ini agar keputusan pak Jokowi di saat-saat kritis nanti tidak berubah karena tekanan elite partai.

Sumber : Status Facebook Satria Bagus

TAG TERKAIT :
Jokowi Joko Widodo

Berita Lainnya