Kesehatan

Kemenkes Ungkap Gejala Cacar Monyet, Menular Lewat Kontak Fisik-Droplet

Lukman Salasi - 25/05/2022 10:32

BeritaCenter.COM – Juru bicara Kemenkes dr Mohamaad Syahril memberikan warning kepada pelaku perjalanan luar negeri agar waspada cacar monyet. Menurutnya, sudah ada 15 negara yang ditemukan kasus cacar monyet.

"Warning kepada pelaku perjalanan luar negeri, baik itu WNI ke negara yang saya sebutkan, yang saat ini terjangkit, atau bagi warga negara asing yang ke sini. Untuk waspada pada gejala-gejalanya. Sekaligus melakukan konsultasi ke dokter dan faskes manakala gejala timbul dari negara-negara tadi," terang dr Syahril dalam konferensi pers virtual 'Kasus Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia', Selasa kemarin, 24 Mei 2022.

Syahril memastikan belum ada temuan kasus cacar monyet atau monkeypox di Indonesia. Meski demikian, semua harus tetap waspada resiko penularan. 

Ia kemudian mengunkap ciri-ciri gejala cacar monyet. Menurut Syahril adalah ruam-ruam atau lesi di kulit terutama muka. Bermula dari muka, ruam tersebut bisa menyebar ke seluruh tubuh dan bisa muncul 6-18 hari setelah terpapar.

Syahril mengatakan cacar monyet umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. 

"Tetapi walaupun sembuh sendiri, perlu kehati-hatian bagi orang dengan risiko tinggi. Contohnya usia lanjut, kemudian dengan komorbid," pesan dr Syahril.

Penularan cacar monyet dikatakan dr Syahril paling banyak menular melalui kontak fisik secara langsung seperti sentuhan dengan manusia atau hewan yang terinfeksi. Namun demikian, ada kemungkinan virus menular melalui jalur lain seperti droplet pernapasan.

"Kedua memang ada juga disinyalir penyebaran melalui droplet walaupun sedikit, sekitar 18 persen. Tentu saja ini menjadi catatan bagi kita untuk harus berhati-hati," beber dr Syahril.

Menurut dr Syahril, virus cacar monyet ditemukan juga di mukosa atau selaput lendir yang ada di hidung maupun mulut. Karenanya, droplet yang keluar saat batuk maupun bersin juga berisiko menularkan penyakit.

Pada kondisi normal, cacar monyet disebut bisa sembuh dengan sendirinya. Kewaspadaan ekstra diperlukan jika pasien memiliki komorbiditas atau kondisi rentan seperti lansia.

"Ini bisa sembuh sendiri dengan ditandai rontoknya ruam-ruam tadi lesi-lesi tadi dan sebagian menimbulkan bekas seperti bopeng, tapi tadi sembuh sendiri," pungkas dr Syahril .

TAG TERKAIT :
Berita Center Kemenkes Warning Menular Cacar Monyet

Berita Lainnya