Kesehatan

Ini Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Anak Pengidap Autisme

Baharuddin Kamal - 13/06/2022 10:30
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Aktivitas fisik untuk anak kini menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh orangtua. Sebab, sebagian besar anak lebih senang berada di dalam rumah dan berinteraksi dengan gawai mereka daripada aktif bermain di luar. Baik anak dengan kondisi normal atau mengalami autisme, olahraga menjadi aspek pertumbuhan yang sama pentingnya.

Namun, ibu harus cermat memilihkan olahraga yang tepat untuk anak dengan autisme. Lantas, apa saja sih olahraga untuk anak autis yang aman dan menyehatkan?

Pilihan Olahraga untuk Anak Autis
Anak-anak dengan kondisi autis mungkin memiliki tantangan tersendiri ketika berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya. Meski demikian, ibu bisa membantu Si Kecil untuk memilihkan jenis olahraga yang mungkin bisa menjadi hobi barunya. Berikut beberapa di antaranya:

1. Berenang
Berenang bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat untuk anak dengan autisme. Sebab, meski harus dilakukan dalam tim, pertandingan renang kerap dilaksanakan secara individual. Uniknya, anak-anak autis yang kerap mengalami kesulitan koordinasi ketika bermain bola, bisa lebih mudah melakukannya saat berenang.

2. Bowling
Siapa sangka, bowling juga dapat menjadi pilihan olahraga menarik untuk anak dengan autis, meski area permainan terkadang sangat berisik. Kesukaan ini mungkin karena gerakan pengulangan saat melakukan bowling. Misalnya seperti posisi menggelindingkan bola, duduk, atau sekadar melihat pin yang berjatuhan.

3. Menunggang Kuda
Menunggang kuda dapat menjadi aktivitas fisik yang sangat seru dan menantang untuk anak autis. Faktanya, tidak sedikit anak dengan autisme yang menunggang kuda sebagai aktivitas terapeutik, karena itulah aktivitas ini disebut dengan hippoterapi.

Sebenarnya, bukan hal yang aneh bagi anak pengidap autis untuk merasa lebih mudah berkomunikasi dengan hewan dibandingkan dengan manusia. Bahkan, banyak anak-anak pengidap autisme memiliki keunggulan dan prestasi gemilang dalam hal berkuda.

4. Mendaki
Bagi sebagian besar anak dengan kondisi autisme, suasana tenang dan damai dari alam menjadi pereda stres yang sangat efektif. Aktivitas seperti mendaki gunung yang bisa dilakukan secara individu menjadi cara terbaik untuk berolahraga sekaligus menikmati alam tanpa adanya tekanan sosialisasi yang intens.

5. Bersepeda
Naik sepeda bisa menimbulkan tantangan tersendiri untuk anak-anak pengidap autis. Sebab, keseimbangan tubuh mungkin tidak bisa didapatkan dengan mudah bagi mereka. Akan tetapi, setelah menguasai keterampilan dasarnya, bersepeda bisa menjadi cara yang sangat tepat untuk menikmati alam selain mendaki.

TAG TERKAIT :
Berita Center Kesehatan Olahraga Berita kesehatan

Berita Lainnya