Opini

Nyali Ciut Lihat Luhut, Mental Rusak Birokrasi yang Akut

Indah Pratiwi - 15/06/2022 16:57
Ditulis Oleh : Mamang Haerudin

Geger harga tiket naik puncak Candi Borobudur mencapai 750 ribu rupiah. Banyak orang yang ngamuk. Tak berselang lama, Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan Ganjar Pranowo (GP) bertemu secara khusus untuk membahas soal naiknya harga tiket Candi Borobudur. Ternyata kemarahan banyak orang terhadap LBP cukup efektif. Rencana naiknya harga tiket Candi Borobudur dipending dan akan dikaji ulang–untuk enggan menyatakan tidak jadi naik 750 ribu.


Lalu beberapa hari setelahnya LBP dikedapatkan sedang melakukan rapat koordinasi dengan DPR RI. Agung Widyantoro (AW) dari Fraksi Golkar dibuat kaku, ia dengan tanpa basa-basi menyatakan ciut nyali manakala bertemu langsung dengan LBP. Saya jujur saja tidak kaget, pernyataan AW merupakan representasi dari rusaknya mental birokrasi Negara ini. Memang betul, masih banyak orang yang beraninya di belakang, cari panggung tetapi modalnya cuma numpang tenar. Kritiknya tidak berisi, kalau ada pun tidak lebih dari sekadar basa-basi.

LBP simbol puncak kemaruknya birokrasi di negara kita. Masih ingat kan seteru Haris Azhar dengan LBP? LBP beralasan bahwa segala yang ia lakukan adalah tugas dan perintah Presiden. Tanpa dua alasan itu LBP tidak ada wewenang. Namun, sekali lagi, kehebatan LBP yang mampu dekat dan melindungi Presiden adalah satu grit di bawah “penjilat” yang jamak ada di birokrasi di daerah-daerah. Presiden jabatan berat, taruhannya nyawa dan bahkan keluarga. Presiden butuh sosok pejabat yang mampu membela dan melindunginya dari segala serangan. Dan LBP adalah sosok yang tepat. Memang melintang di dunia birokrasi, jejaring luas, pensiunan militer dan masih banyak lagi kekuatannya.

Salah satu kenapa Negara kita sulit maju adakah marena mentalnya yang bukan hanya ciut, tapi juga rusak. Banyak sekali anggah-ungguh yang tidak jelas, tetapi dipelihara atas dasar nepotisme. Sehebat apa pun Jokowi sebagai Presiden, ia akan tunduk pada sistem birokrasi yang rusak itu. Seolah-olah LBP malah lebih berkuasa ketimbang Presiden Jokowi sendiri.

Wallahu a’lam

Sumber : Status Facebook Mamang M Haerudin (Aa)

TAG TERKAIT :
Luhut Binsar Panjaitan Luhut Opung Luhut

Berita Lainnya

Seragam Sekolah

Opini 05/08/2022 18:22