Politik

DULU Si Bewok Pasang Badan Dukung Anies Jadi Capres 2024, Saat Ini Warganet "Nasdem Rayu Ganjar?"

Indah Pratiwi - 20/06/2022 13:05

Beritacenter.COM - Partai Nasional Demokrat alias Nasdem yang menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan unutk menjadi Capres 2024 itu di pertanyaan rasa nasionalismenya di karenakan Anies menang pada pilkada Jakarta menggunakan Politiki Identitas bahkan isu agama yang dipakai untuk menjatuhkan lawan politiknya.

Tapi yang membuat kaget saat ini Nama Ganjar muncul dalam Capres 2024 yang akan di dukung NASDEM, selain nama Panglima TNI Andika Prakasan dan Anies Baswedan. Apa inikah Politik Cuci Tangan yang di Pakai NASDEM ?

Hal tersebut mendapatkan sorotan dari pemilik akun facebook Ahmad Topeng dengan membuat artikel yang berjudul "Nasdem Rayu Ganjar?"


Oleh : Ahmad Topeng

Tanpa ada angin tanpa ada hujan tiba-tiba nama Ganjar Pranowo muncul dalam hasil Rapat Kerja Nasional Partai Nasional Demokrat alias Nasdem belum lama ini. Padahal seperti kita tahu, paska pelantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Surya Paloh yang juga ketua umum langsung pasang badan menyokong Anies di Pilpres 2024. Kita tahu, Surya Paloh salah satu politisi yang berani mendukung seseorang sejak awal dan tanpa berubah-ubah. Bukan hanya itu, dukungannya total tidak bersifat barter.

Hal itu bisa di cek ketika Jokowi maju Pilkada DKI, Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Nampaknya keberhasilan menyokong itu, ingin dilestarikan. Hasil dukungan kepada Jokowi juga berbuah manis dengan penempatan 1 menterinya yaitu Johny G Plate yang menjabat Menkominfo. Nasdem juga menunjukkan sebagai salah satu partai yang konsisten mendukung pemerintah. Yang kemudian jadi seperti menjilat ludah sendiri ya hasil Rakernas kemarin. Kenapa tiba-tiba nama Ganjar Pranowo muncul disana?

Mereka berdalih dari suara arus bawah. Tapi benarkah demikian? Lalu mengapa ada nama lain yang turut muncul yakni Panglima TNI Jendral Andika Perkasa? Jadi sebenarnya sejak awal Ganjar tidak diprediksi menguat, apalagi memiliki barier utama Puan Maharani. Surya Paloh tahu sejak 2017, kecil kemungkinannya Ganjar akan mendapat tawaran itu di 2024. Semua juga tahu hubungan Megawati dengan owner Metro TV juga sangat dekat. Bocoran pasti ada makanya dia merapat ke Anies Baswedan. Dua tahun menjelang Pilpres, nampaknya suara rakyat ke Ganjar makin kencang.

Sebagai salah satu raja media di Indonesia, pasti dengan mudah melakukan survey dan mendapatkan nama siapa sebenarnya yang dikehendaki rakyat. Makanya ketika tahu Gubernur Jawa Tengah memang sulit dibendung ya dimunculkanlah dalam Rakernas. Lalu soal nama Andika? Dia itu hanya pelengkap saja. Selain murni berasal dari militer profesional, selama ini juga tidak ada yang menggadang-gadang sebagai Capres. Nama itu bisa jadi untuk “menutupi” kesan memunculkan nama Ganjar bukan kemauan Surya Paloh.

Meski Nasdem bukan partai besar, tetapi setidaknya bisa jadi tolok ukur mempertimbangkan isu atau nama yang mereka munculkan. Kenapa? Sebab nama seseorang atau isu itu pasti sedang banyak dibicarakan publik. Mereka tahu harus bagaimana dengan itu. Sebab mereka memiliki 2 media besar yakni elektronik (Metro TV) serta media cetak (Koran Bisnis Indonesia). Itulah media yang sering dimanfaatkan sebagai exercise maupun cek ombak pada publik. Penyebutan Ganjar tak bisa dilepaskan dari makin menguatnya nama itu di akar rumput. Tentu sekelah Nasdem tidak akan abai dengan hal ini. Mereka harus mampu mengkapitalisasi menjadi penopang bahkan membesarkan partai.

Sumber : Status Facebook Ahmad Topeng

TAG TERKAIT :
Ganjar Pranowo Capres 2024 Ganjar Capres 2024 Ganjar Pranowo Capres 2024

Berita Lainnya