News

Si Tukang Kayu Yang Pemberani Bisa Damaikan Ukraina-Rusia, Alto L : Gaya Diplomasi Jokowi

Indah Pratiwi - 07/07/2022 07:19

Beritacenter.COM - Belum lama ini Jokowi bertemu dengan Presiden Ukraina dan Presiden Rusia untuk mendamaikan kedua negara tersebut yang terlibat konflik perang.

Perang yang terus memanas antara kedua negara tersebut membawa efek negatif kepada berbagai negara, apalagi di tengah krisis global yang melanda hampir semua negara akibat covid-19.

keberanian Jokowi ini mendapatkan perhatian khusus dari semua penjuru dunia dan merasa bangga menjadi orang indonesia yang mempunyai Presiden Pemberani Seperti JOKO WIDODO.

Hal tersebut mendapatkan sorotan dari pemilik akun Facebook Alto L, dengan mengunggah sebuah artikel yang berjudul "Gaya Diplomasi Jokowi"

Oleh : Alto L

Perjalanan Jokowi ke Ukraina – Rusia: Wajah Publik dan Privat Diplomasi



Tanggal 2 Juli lalu, Presiden Joko Widodo tiba kembali dari perjalanannya ke Eropa dan Uni Emirat Arab. Dalam jadwal perjalanan kenegaraan kali ini, yang menjadi perhatian adalah perjalanannya mengunjungi Ukraina yang sedang diinvasi oleh Rusia, dan perjalanannya ke Rusia yang menginvasi Ukraina.

Di dunia maya, tidak sedikit orang yang mempertanyakan hasil dari perjalanan ke Ukraina dan ke Rusia. Rata-rata, rujukan dari opini mereka adalah liputan tentang pernyataan-pernyataan dari pihak Ukraina maupun Rusia bahwa tidak ada pesan (tertulis) yang dibawa Jokowi, bahkan ada pemberitaan bahwa Ukraina membantah menitipkan pesan mereka ke Rusia.

Untuk memahami pernyataan-pernyataan yang bermunculan, baik itu pernyataan resmi atas nama negara, maupun pernyataan hasil framing atau interpretasi media, kita perlu memahami tentang wajah publik dan wajah privat dalam diplomasi antar negara.

Konteks Perjalanan Seorang Presiden.

Perjalanan kenegaraan seorang Presiden adalah perjalanan politik dengan tujuan utama yaitu kepentingan negara yang bersangkutan. Hal ini berlaku juga dalam perjalanan Jokowi ke Ukraina dan Rusia.

Tujuan utama dari perjalanan Jokowi ke Ukraina dan Rusia tentunya adalah untuk kepentingan Indonesia, dan kepentingan Indonesia dalam relasinya dengan Ukraina, dan Rusia. Otomatis, diskusi-diskusi bilateral yang terjadi antara Indonesia-Ukraina, dan Indonesia-Rusia, adalah soal kepentingan bilateral kedua negara.

Di sisi lain, karena ini adalah perjalanan politik, dan realitanya adalah ada perang antara Rusia dan Ukraina di wilayah kedaulatan Ukraina, maka kunjungan Jokowi tentunya punya agenda politik multilateral untuk mendudukan posisi Indonesia dalam dinamika politik perang dan diplomasi.

Konteks kedudukan Indonesia dalam politik perang dan diplomasi di perang Rusia – Ukraina adalah bagian dari forecasting relevansi Indonesia sekarang, maupun nanti, ketika perang selesai. Relevansi posisi Indonesia sekarang akan sangat berpengaruh terhadap dinamika ekonomi dan politik multilateral pasca perang nanti di mana peta ekonomi sumber daya alam, khususnya supplu and demand yang pasti akan terimplikasi sekarang.

Wajah Publik dan Privat Diplomasi

Ada opini bahwa pesan perdamaian Jokowi tidak diindahkan oleh Rusia, juga bahwa Zelensky tidak menitipkan pesan ke Jokowi untuk diteruskan ke Putin.

Sebenarnya, dalam diplomasi antar negara, pernyataan dan sikap publik yang ditampilkan oleh Rusia dan Ukraina adalah sesuatu yang bisa dimengerti, dan sudah diantisipasi akan terjadi.

Ukraina dan Rusia adalah dua negara berdaulat yang akan mengedepankan kepentingan nasionalnya. Di samping itu, konteks dari kunjungan Jokowi bukan dalam konteks sedang terjadi gencatan senjata, atau dalam konteks sedang dilangsungkannya pembicaraan damai antara kedua negara yang berperang.

Otomatis, baik Rusia maupun Ukraina secara publik akan menunjukkan bahwa mereka berdaulat dan mereka tidak bisa didikte oleh negara lain, sama seperti Indonesia pun secara publik akan menunjukkan bahwa kita tidak bisa didikte oleh negara lain.

Bahkan bukan tidak mungkin pernyataan dan sikap publik yang ditunjukkan oleh Rusia dan Ukraina adalah sesuatu yang sudah diketahui oleh Jokowi, karena sudah disepakati lewat pertemuan-pertemuan bilateral yang dilakukan sebelum Jokowi tiba di Ukraina dan Rusia.

Akan tetapi, wajah privat yang tidak akan ditunjukkan ke publik pasti akan berbeda dengan apa yang didesain untuk konsumsi publik.

Apa itu sikap Rusia dan Ukraina secara privat terhadap agenda kunjungan Jokowi tidak akan kita tahu sekarang, bahkan publik tidak akan pernah tahu.

Satu hal yang pasti adalah bahwa kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia akan berdampak positif pada posisi Indonesia dalam politik dan diplomasi perang yang sedang terjadi akibat invasi Rusia ke Ukraina.

Kalkulasi kunjungan yang dilakukan Jokowi sudah pasti matang. Resiko yang bisa terjadi baik dari sisi kemananan saat kunjungan, maupun resiko posisi Indonesia pun sudah pasti dihitung dengan matang.

Saya yakin bahwa kunjungan ini akan punya manfaat yang besar bagi Indonesia, baik dari sisi kepentingan nasional, maupun dari sisi hubungan luar negeri dan positioning Indonesia dalam dinamika pasca perang Rusia – Ukraina nanti.

Sumber : Status Facebook Alto L

TAG TERKAIT :
Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat Jokowi Presiden Ku Jokowi Orang Jujur Jokowi Pemberani Jokowi Orang Tegas Jokowi Orang Pemberani Misi Damai Jokowi ke Ukraina-Rusia Jokowi Membawa Misi Perdamaian Jokowi Juru Damai Rusia-Ukraina Jokowi Membawa Misi Perdamaian Rusia-Ukraina Misi Perdamaian Jokowi

Berita Lainnya