Kriminal

Bejat !! Guru Ngaji Penyuka Sesama Jenis Cabuli Muridnya Sendiri

Rahman Hasibuan - 16/07/2022 08:00

Beritacenter.COM - Seorang guru ngaji penyuka sesama jenis di Mojokerto diamankan polisi karena mencabuli tiga anak muridnya sendiri.

Pelaku berinisial RD mengaku telah melakukan tindakan asusila kepada tiga murid laki - lakinya tersebut. Pelaku merupakan guru mengaji di wilayah Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Prienggondhani mengatakan RD mengalami kelainan pada orientasi seksualnya.

RD diketahui menyukai sesama jenis. Hasil itu berdasarkan tes psikologis yang dilakukan oleh Pusat Layanan Terpadu, pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) dari Kabupaten Mojokerto.

“Jadi yang bersangkutan ini seperti ada sedikit kelainan asusila (orientasi seksual).” kata Gondam. “Hal itu menjadi lifestyle atau hobi dari yang bersangkutan,” sambungnya.

RD yang sudah memiliki dua anak itu mengakui bahwa dirinya merupakan korban dari tindakan asusila penyuka sesama jenis di masa lalu. RD mengalami tindakan asusila saat masih kecil.

Insiden itu membuat tersangka memiliki indikasi gangguan seksual. “Dari hasil pemeriksaan, pada saat kecil (pernah) mendapatkan perlakuan seperti itu (pelecehan seksual) dalam masyarakat atau lingkungannya.” ungksp Gondam. “Tersangka ini ada sedikit kelainan asusila, di mana (pelecehan seksual) hobi atau lifestyle yang bersangkutan,” sambungnya.

Untuk kronologi awalnya, RD mengundang korban untuk memasuki kantor Sekretariat TPQ. Ketiga korban dianiaya secara terpisah.

Modusnya, korban diminta untuk memegang ponsel tersangka yang memutar video asusila.

Ketika korban memegang ponsel, tersangka meluncurkan aksi sampai akhirnya melakukan pelecehan seksual. Polisi mengungkapkan bahwa tindakan bejat RD telah dilakukan pada Januari-Februari 2022. Setiap korban menderita pelecehan hingga belasan kali.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) dan ayat(2) Juncto Pasal 76E Juncto Pasal 82 ayat(1) dan ayat(2) dari UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. RD terancam dengan hukuman penjara 15 tahun.

 

TAG TERKAIT :
Pencabulan Berita Center Aksi Pencabulan

Berita Lainnya