Opini

Yakin, Tega Melepas Jokowi?

Indah Pratiwi - 19/07/2022 00:40
Ditulis Oleh: Biakto
FOKUS : Jokowi

Dunia makin mencekam dilanda resesi. Korban pertama yg mengerikan adalah Sri Lanka, presidennya lari, rakyatnya pada nyeri hati.


Ada 15 negara berpotensi terlanda resesi, hebatnya disana tidak ada Amerika, faktanya hari ini 15 Juli 2022 Amerika dilanda inflasi 9,1%. Sementara Indonesia inflasinya 3,6% dan menduduki peringkat 14 dari urutan negara yg bakal menerima dampak resesi dunia.

Namanya ramalan bisa iya bisa tidak, lihat Amerika yg tidak masuk daftar resesi, malah duluan di hajar inflasi terburuk selama 41 tahun terakhir. Sampai rakyatnya mengais makanan bekas.

Begitu juga Turki yg tidak masuk dalam daftar tapi nyatanya inflasinya sudah 76%. Apa kalau resesi bukan dari inflasi awal mulanya. Nanti bial Rijal LAMLI yg yg jelaskan, agar gak salah faham.

 

 

Kita lihat indonesia dgn rasio terendah bersama India dalam hitungan yg bakal terkena resesi. Apakah ini sekedar nasib, tentu tidak bukan. Ini sebab akibat dari hadirnya Jokowi yg jelas berbeda dgn pemimpin sebelumnya.

Jangan tanya PKS pasti salah. Jangan tanya PS dia pasti bela Anis. Jangan tanya Mega nanti dia nyalahin tukang baso. Jangan tanya Puan, makin gak karuan jawaban yg dia keluarkan. Maaf capres versi Bambang pacul ini tidak punya potensi. Dia adalah produk yg keluar dari rahim berkecukupan, makanya pandangannya pas²an saja.

Kehadiran Jokowi bukan hanya sekedar ada melainkan sebuah anugerah untuk Indonesia. Kalau hanya ukuran nya menang pemilu dua kali, SBY juga sama, Soeharto malah lima kali lebih, toh keduanya hanya hadir melengkapi merusak Indonesia dgn nyata.

Jokowi hadir pada priode kali kedua ditengah pandemi melanda dunia, tapi kebijakan dan strategi nya diakui dunia, dan dia lolos oleh aktivitas Brutus yg sengaja menikamnya dari belakang. Salah satunya JK.orang ini salah satu orang paling celaka buat Indonesia.

Dia dan SBY adalah dua pribadi yg terus merecoki kebi,jakan Jokowi, padahal keduanya adalah mantan presiden dan wapres yg kinerja nya gak beres.

kini dihadapan kita keadaan sama mencekamnya, resesi di depan mata. Tapi melihat pondasi ekonomi Indonesia yg dalam kenyataannya bahwa inflasi rendah, serta keberhasilan Jokowi melewati pandemi dgn piawai dan diakui dunia, kita kok yakin resesipun terlewati dgn baik kalau Jokowi masih menjadi pengendali bersama Sri Mulyani.

Disini kita melihat integritas Sri Mulyani yg diminta Jokowi pulang ke Indonesia dari kehidupan mewah di New York sebagai direktur Bank dunia yg bergaji 10x gaji nya. Saat ini adalah masa sebuah pengabdian prima utk bangsa dan negaranya. Sri Mulyani adalah orang berkarakter yg memilih pergi meninggalkan jabatan Menkeu zaman SBY – JK karena banyak keridak beresan saat itu yg dia tak bisa menerimanya.

Sri Mulyani bukan Srigala berbulu domba seperti SBY dan JK yg kita tau track recordnya. Apalagi setelah ada Jokowi kita makin jelas mereka siapa dan dulu kerjanya ngapain saja.

Jadi ingat Antasari dan Rani.

Kembali ke masalah resesi, diujung Jokowi lengser nanti dunia masih dicekam resesi, turunnya Jokowi dan Sri Mulyani tidak membuat Indonesia baik² saja. Tapi jangan tanya LIJAL LAM LI, dia pasti menjawab bahwa dia lebih mengerti dari Sri Mulyani dan Jokowi, tapi boong.

Kita tau mereka adalah orang sakit, tapi negara tidak boleh sakit. Mereka adalah orang sakit yg suka hal² yg sakit juga. Sehingga kita wajib menghadangnya agar Indonesia tak ikut sakit pula. Apalagi mereka punya capres yg juga sakit jiwa. Istilah banjir saja dikata parkir, agar dia terhindar dari cap gila, padahal kita tau Jakarta saja dibuat porak poranda bagaimana Indonesia, bisa tak bersisa dibuatnya kalau dia berkuasa dgn orang sejenisnya, amis baunya.

Nauzhubillah…cukuplah Ahok yg digantikannya dgn hancurnya Jakarta, jangan kemudian Jokowi jadi korban kedua, bisa tenggelam Indonesia.

Jadi, kalau mau resesi terkendali biarkan Jokowi 3x. Jangan serahkan kepada Puan dan Anis, karena Indonesia bisa jadi cendawan di tengah gerimis. Cepat busuk boss ! Amsiong kita.

Keksim kata mamak awak!

(Sumber: Facebook Biakto)

TAG TERKAIT :
Jokowi Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat

Berita Lainnya