Teknologi

Suhu Panas Ekstrem di London Buat Server Google Cloud-Oracle Jebol!

Aisyah Isyana - 21/07/2022 20:55

Beritacenter.COM - Kota London, Inggris, baru saja memecahkan rekor suhu terpantas pada Selasa (19/7) kemarin. Dimana suhu di London mencapai 40 derajat celsius. Suhu panas ekstrem itu bahkan mengakibatkan server Google Cloud dan Oracle yang berlokasi di London, mengalami masalah. Panasnya suhu mengakibatkan server dua perusahaan itu jebol.

Google Cloud dakan laman statusnya menuliskan soal terjadinya masalah pendinginan di salah satu data center mereka di Inggris. Alhasil, Google terpaksa mematikan sejumlah mesin mereka untuk menghindari kerusakan, seperti dikutip The Verge, Rabu (20/7/2022).

"Hal ini menyebabkan masalah sebagian dari kapasitas yang ada di zona tersebut, yang menyebabkan dimatikannya VM [virtual machine] dan menyebabkan rusaknya sejumlah mesin untuk beberapa konsumen kami," tulis Google.

Hal serupa juga dialmi Oracle, dimana keluhan terkait suhu panas disebutkan Oracle di laman status data centernya. Oracle menyebut temperatur yang tak lazim itu menjadi penyebab dari masalah tersebut.

Guna menghindari masalah sistem lebih lanjut, Oracle kemudian terpaksa mematikan sejumlah mesin mereka. Belakangan disebutkan bahwa sistem mereka telah berangsur normal dan Oracle memastikan temperatur di data centernya sudah mencapai level yang bisa diterima dan tengah berupaya memperbaiki sistem pendingin mereka.

Sejauh ini, tak jelas ada berapa banyak pengguna yang terdampak akibat dimatikannya server di data center tersebut. Suatu hal yang pasti, tentunya hal itu akan berdampak pada pengguna yang menyimpan situsnya di server Oracle dan Google Cloud.

Sejatinya, infrastruktur di Inggris tak dibuat untuk dapat bertahan di suhu panas ekstrem seperti yang terjadi saat ini. Pasalnya, suhu panas setinggi itu tak lazim terjadi di Inggris, meskipun tengah dalam musim panas sekalipun.

TAG TERKAIT :
Oracle Panas Ekstrem Suhu Panas Ekstrem Suhu Ekstrem London Inggris Google Cloud

Berita Lainnya