Teknologi

Jawab Tudingan Intip Pesan WA, Kominfo : Gimana Caranya, WhatsApp aja Gabisa!

Aisyah Isyana - 29/07/2022 23:32

Beritacenter.COM - Kominfo angkat bicara soal aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkut Privat yang disebut dapat melihat isi pesan WhatsApp hingga email pengguna. Terkait hal itu, Kominfo memastikan hal itu tak bisa dilakukan WhatsApp sendiri, apalagi pemerintah

"Pemerintah bisa lihat WA dan email, itu gimana caranya? WhatsApp aja nggak bisa lihat, apalagi pemerintah," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, di sela acara Media Gathering Kominfo 'Literasi Digital dan Membuat Ruang Digital Kondusif', Jumat (29/7/2022

"Bukan begitu cara penyidikan. Kalau kita sita gadget atau laptopnya, di situ baru bisa dilihat. Tidak bisa jadi 'man in the middle'," sambungnya.

Dalam hal ini, Samuel menekankan bahwa aturan PSE justru bertujuan untuk membatasi informasi data pengguna agar dapat lebih terlindungi. Dimana haru ada kewenangan yang menunjukkan adanya kepentingan sehingga data benar-benar dibutuhkan.

"Meminta data harus ada kewenangan, ada Undang-undangnya nggak sembarangan. Pembatas legalitasnya harus ada. Contoh kasus money laundry, itu harus sudah ada indikasi dan berkasnya. Kita malah melimit pengeluaran data, semua harus ada alasan," tandasnya.

Sekedar diketahui, aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat sebelumnya diduga pakar siber dapat memungkinkan Kominfo untuk mengintip isi pesan di WhatsApp.

"Iya sangat memungkinkan," ujar Chairman CISSReC Pratama Persadha, Rabu (27/7/2022).

Dimana hal itu merujuk pada Permenkominfo 5/2020 Pasal 9 ayat 4, ada dua poin b dan c. Dalam hal ini, Pratama mempertanyakan batasan seperti apa yang meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. Lalu Pasal 14 ayat 3 pada poin c terkait permohonan pemutusan akses terhadap informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang dilarang.

Kemudian, Pasal 36 ayat 1 menyebutkan PSE Lingkup Privat memberikan akses Data Lalu Lintas (traffic data) dan Informasi Pengguna Sistem Elektronik (Subscriber Information) yang diminta oleh Aparat Penegak Hukum dalam hal permintaan itu disampaikan secara resmi kepada Narahubung PSE Lingkup Privat.

"Kemudian untuk masalah ini, apakah yakin WhatsApp benar-benar menggunakan sistem yang end to end encryption? Notifikasi di HP bisa kita baca kan walaupun WhatsApp-nya belum dibuka? Sedangkan konsep end to end encryption itu hanya kita dan partner komunikasi kita yang bisa membaca pesannya," tuturnya.

"Menggunakan aplikasi chatnya. Ini kok ada pihak lain yang bisa baca? Bisa jadi di server WhatsApp pun ada feature untuk melihat isi percakapan jika dibutuhkan negara Amerika atau aparat penegak hukumnya," sambungnya.

Sementara itu, WhatsApp sendiri sejatinya telah lama mengklaim jika layanannya benar-benar tak bisa terbaca oleh siapa pun, selain pengirim dan penerima lantaran terlindungi sistem ekjripsi. WhatsApp sendiri mengaku pihaknya juga tak bisa membaca isi pesan para penggunanya.

TAG TERKAIT :
Gmail Kominfo Kemkominfo WhatasApp Aturan PSE Lingkup Privat

Berita Lainnya